Rabu, 04 Nov 2026 17:29 WIB

21 WNA Korban TPPO di Mojokerto Diselamatkan, 4 Terduga Pelaku Ditangkap

  • Penulis : Redaksi
  • | Rabu, 04 Nov 2026 16:04 WIB
Terduga pelaku TPPO. (istimewa)
Terduga pelaku TPPO. (istimewa)

selalu.id - Satreskrim Polres Mojokerto membongkar dugaan sindikat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) danpenyelundupan manusia di wilayah Trawas, Kabupaten Mojokerto. Sebanyak 21 warga negara asing (WNA) asal Filipinadan Taiwan berhasil diselamatkan.

Kasus ini terungkap setelah seorang WNA asal Filipina mendatangi Polsek Trawas untuk meminta perlindungan. Polisi kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan.

Baca Juga: Tok! Gerindra Kota Mojokerto Dinakhodai Ika Puspitasari, Fokus 3 Konsolidasi Pemilu 2029

Dari hasil pengembangan, para korban diduga direkrut melalui media sosial dengan iming-iming pekerjaan. Namun,mereka justru diduga dipekerjakan sebagai pelaku penipuan daring atau online scamming dengan modus menyamarsebagai agen FBI.

Praktik tersebut diduga berlangsung di wilayah Trawas, Mojokerto, hingga Bondowoso.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan empat orang terduga pelaku. Mereka ditangkap di salah satu hotel dikawasan Trawas pada 2 Oktober 2026.

Baca Juga: 48 Peserta Batch V PT Tirta Prima Indonesia Dibekali Keterampilan Kerja Industri di BLK Mojokerto

Kapolres Mojokerto AKBP Raden Erik Bangun Prakasa membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut.

"Saat ini berkas ada di Direktorat TPPO Polda Jatim," kata Erik, Rabu (4/11/2026).

Sementara itu, sebanyak 21 WNA yang menjadi korban berhasil dievakuasi. Mereka kemudian dipulangkan ke negaraasal masing-masing dengan koordinasi bersama pihak terkait.

Baca Juga: Senyum Bahagia Korban Pencurian di Mojokerto usai Motornya Kembali

Pengungkapan kasus ini menjadi bagian dari upaya kepolisian memberantas praktik perdagangan orang danpenyelundupan manusia yang memanfaatkan media sosial untuk mencari korban.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas, terutama yangmenjanjikan penghasilan besar melalui perekrutan daring.

Editor : Achmad Supriyadi
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Sentil Kinerja Pemkot: Jangan Cuma Bersandar Capaian Anggaran!

Yang disorot di antaranya penanganan banjir, pemerataan akses pendidikan, percepatan infrastruktur jalan, hingga penambahan fasilitas kesehatan masyarakat.

Pilkades Serentak Gelombang II di Nganjuk Diikuti 234 Desa, Ini Jadwal Coblosannya

Jika kotak kosong keluar sebagai pemenang, Pilkades dinyatakan batal dan posisi kepala desa akan diisi oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa.

Fakta Baru Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Sangat Keji dan Terencana!

Temuan ini menjadi bukti krusial yang memperkuat dugaan adanya perencanaan matang, sekaligus bakal memperberat jeratan hukum bagi pelaku.

Polisi Serahkan 15 Fragmen Tulang Milik Dua Korban Pembunuhan di Madiun

Dari 15 fragmen tersebut, hanya satu yang dapat diidentifikasi berasal dari tulang panggul, sedangkan sisanya berupa serpihan sehingga sulit dibedakan

Diskotek dan Klub Malam Surabaya Wajib Siapkan Ruang Khusus Pengunjung Mabuk

Pengelola juga wajib bekerja sama dengan penyedia transportasi daring untuk mengantar pengunjung.

Pengedar asal Kediri Diciduk di Nganjuk, Sabu Disimpan dalam Bungkus Minuman Energi

Terduga pelaku berinisial DS (29) warga Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.