Kunjungi MPP Jember, MenPAN-RB Puji Langkah Strategis Integrasi 279 Layanan Publik
- Penulis : Ahmad Nurul Wijaya
- | Senin, 26 Okt 2026 18:36 WIB
selalu.id - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini, mengapresiasi inovasi pelayanan publik Pemerintah Kabupaten Jember yang mengintegrasikan 279 layanan dalam satu tempat.
Apresiasi itu disampaikan saat mengunjungi Mal Pelayanan Publik (MPP) Jember pada Senin (26/10/2026).
Baca Juga: Operasi Patuh Semeru 2026, Polisi Bagikan Cokelat untuk Pengendara di Jember
Dalam kunjungan tersebut, Rini didampingi Bupati Jember Muhammad Fawait dan anggota DPR RI Muhammad Khozin. Rombongan meninjau langsung pelayanan masyarakat serta berbagai inovasi yang dikembangkan Pemkab Jember.
Rini menilai, integrasi ratusan layanan dalam satu lokasi merupakan langkah strategis untuk memudahkan masyarakat mengurus berbagai kebutuhan administrasi tanpa harus mendatangi banyak kantor instansi.
“Saya mendapatkan informasi dari Pak Bupati bahwa saat ini ada 279 layanan dalam satu kantor. Artinya, ini sesuai dengan strategi dalam membangun Mal Pelayanan Publik,” ujarnya.
Rini juga mengapresiasi penerapan pakta integritas bagi penerima dan pemberi layanan sebagai upaya menjaga transparansi. Selain itu, indeks pelayanan publik Jember meningkat dari 4,62 pada 2024 menjadi 4,68 pada 2025.
Menurutnya, pelayanan publik perlu dikembangkan melalui berbagai saluran, mulai dari layanan tatap muka, digital, hingga sistem jemput bola. Pendekatan tersebut penting agar masyarakat yang memiliki keterbatasan akses digital tetap terlayani.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, pemerintah daerah terus membenahi sistem pelayanan untuk mengurangi antrean dan memperluas jangkauan layanan hingga tingkat kecamatan.
Baca Juga: Bupati Fawait Minta Koni Jember Targetkan Kebangkitan Prestasi di Porprov Jatim 2027
Ia menyebut persoalan ketersediaan blangko KTP yang sebelumnya dialami sekitar 62.000 warga telah ditangani. Pelayanan pencetakan dokumen kependudukan juga diperluas agar masyarakat di luar pusat kota lebih mudah mengaksesnya.
Pemkab Jember turut mengembangkan saluran pengaduan Wadul Guse yang terhubung dengan Kementerian PANRB untuk menampung keluhan masyarakat terkait pelayanan publik.
Selain layanan administrasi, Pemkab Jember mengandalkan sejumlah program untuk menjangkau kelompok rentan, di antaranya UHC Prioritas, Homecare, Peta Cinta, dan Mobil Cinta.
Program-program tersebut diarahkan untuk mempermudah akses kesehatan sekaligus membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan ekonomi dan sosial.
Fawait menegaskan, pelayanan publik ke depan tidak boleh hanya terpusat di perkotaan, tetapi harus menjangkau berbagai wilayah Jember.
“Kami juga memohon arahan dan bimbingan dari Ibu Menteri beserta jajaran Komisi II DPR RI agar sinergi ini semakin kuat dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tegasnya.
Kunjungan tersebut diharapkan memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong reformasi birokrasi, serta mewujudkan pelayanan publik yang transparan, merata, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Editor : Zein Muhammad