Senin, 26 Okt 2026 19:55 WIB

Keji! Pembunuh Ibu dan Anak asal Bogor Sempat Dampingi Keluarga Korban Lapor Polisi

Pelaku pembunuhan ibu dan anak saat diamankan Tim Jatanras Polda Jatim. (Foto: Dony/selalu.id).
Pelaku pembunuhan ibu dan anak saat diamankan Tim Jatanras Polda Jatim. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Tabir misteri hilangnya ibu dan anak asal Bogor yang sempat viral di media sosial akhirnya terkuak secara mengerikan.

Dwi Bagus Martono (DBM), pria yang tega menghabisi nyawa istri siri serta anak balitanya, akhirnya digelandang ke gedung Ditreskrimum Polda Jawa Timur, Senin (26/10/2026).

Baca Juga: Sadis! Ibu dan Anak Dibunuh, Dimutilasi dan Dibakar di Madiun

Tiba di Mapolda Jatim sekitar pukul 11.00 WIB, tersangka DBM tampak berjalan menunduk rapat menghindari jepretan kamera media.

Pria itu memilih bungkam saat dicecar pertanyaan mengenai alasan di balik aksi keji yang merenggut nyawa Dini Hardiyanti (30) dan buah hatinya, AGEF (4).

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur membeberkan, aksi pembunuhan sadis tersebut bermula dari cekcok yang pecah di sebuah kamar hotel kawasan Madiun Kota.

"Korban pertama dicekik hingga tewas di dalam kamar hotel, kemudian jenazahnya dibawa keluar. Setelah itu, anak korban juga dieksekusi dengan cara serupa di dalam kendaraan pelaku," ungkapnya.

Baca Juga: Operasi Patuh Semeru 2026 di Jatim, 9 Sasaran Utama Ini Bakal Ditindak

Jumhur menuturkan, aksi DBM terbilang sangat licik. Demi menutup-nutupi perbuatannya, pelaku bahkan bersandiwara pura-pura simpati dengan mendampingi keluarga korban yang datang jauh-jauh dari Bogor saat membuat laporan ke kantor polisi.

Sandiwara tersebut sempat membuat DBM lolos dari kecurigaan selama hampir satu bulan. Namun, ketelitian tim penyidik Jatanras berhasil membongkar rentetan kejanggalan hingga alibi pelaku runtuh dan menunjuk padanya sebagai dalang utama.

"Pelaku tunggal satu orang. Meski demikian, penyidik masih terus mendalami pemeriksaan untuk pengembangan kasus ini," tegas Jumhur.

Baca Juga: Rebutan Janda, Dua Pria di Kendal Duel Berdarah Hingga 1 Tewas

Dari tangan tersangka, petugas menyita sejumlah barang bukti yang digunakan untuk memuluskan aksinya, antara lain satu unit mobil Mitsubishi Pajero Sport warna hitam, satu unit Suzuki Karimun, serta satu unit sepeda motor.

Saat ini, tim penyidik Polda Jatim masih terus mencecar tersangka guna menelusuri pengakuan terkait tata cara persembunyian jasad korban.

Berdasarkan petunjuk awal, penyidik menduga sisa jasad kedua korban dibuang dengan cara dibakar dan digiling oleh pelaku untuk memusnahkan jejak.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Tekan Pengangguran dan Percepat Pembangunan, Forum CSR Sidoarjo Diminta Lebih Terarah

Penguatan Forum CSR ini turut diarahkan untuk mendukung penataan wilayah yang selaras dengan rencana tata ruang dan masterplan daerah. 

Mulai Hari Ini, Feeder Wira Wiri Rute Lakarsantri Surabaya Pakai Mikrobus Berkapasitas Lebih Besar

Dishub Surabaya menggantinya dengan mikrobus yang mampu membawa hingga 24 penumpang dalam satu perjalanan.

Kunjungi MPP Jember, MenPAN-RB Puji Langkah Strategis Integrasi 279 Layanan Publik

Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan, pelayanan publik ke depan tidak boleh hanya terpusat di perkotaan, tetapi harus menjangkau berbagai wilayah Jember.

Truk Muatan Semen Tabrak Truk Gandeng di Mojokerto, Sopir Terjepit

Satlantas Polres Mojokerto saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

Wali Kota Mojokerto Serahkan SK 1.104 PPPK Paruh Waktu

Jumlah tersebut mengalami penyesuaian dari sebelumnya 1.119 orang.

Polres Pasuruan Kedepankan Penegakan Hukum Tegas dan Humanis di Operasi Patuh Semeru

Operasi yang digelar selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.