Senin, 26 Okt 2026 14:45 WIB

Diduga Cemburu Buta, Penghulu di Probolinggo Dibacok

  • Penulis : Inung
  • | Senin, 26 Okt 2026 13:43 WIB
Polisi melalukan olah tempat kejadian perkara pembacokan ke penghulu di Probolinggo. (Istimewa)
Polisi melalukan olah tempat kejadian perkara pembacokan ke penghulu di Probolinggo. (Istimewa)

selalu.id - Seorang penghulu di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, dibacok diduga dipicu percakapan mesra melalui aplikasi pesan singkat. Pelaku telah diamankan setelah menyerahkan diri ke polisi. Sementara itu, kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

Korban diketahui bernama Ridho'i (33), warga Desa Purut, Kecamatan Lumbang. Sementara itu, pelaku bernama Bahlul Ulim (32), warga Desa Sumendi, Kecamatan Tongas. Kejadian tersebut tepatnya pada Sabtu (24/10/2026) lalu.‎

Baca Juga: Momen Pesawat Tempur TNI AU Mendarat di Tol Pasuruan-Probolinggo

‎"Jadi, korban tiba-tiba masuk ke toko dalam keadaan terluka, kemudian diikuti oleh pelaku yang membawa celurit. Meski ikut masuk, pelaku tidak sampai mengejar korban," kata saksi mata, Irma Wijayanti, Senin (26/10/2026).

‎Usai membacok korban, pelaku meninggalkan lokasi kejadian dan menyerahkan diri ke Polsek Lumbang. Sementara itu, korban yang mengalami sejumlah luka bacok langsung dilarikan ke RSUD Tongas untuk mendapatkan perawatan medis.

‎Polisi yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Baca Juga: Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

‎"Korban mengalami lima luka, di antaranya di bagian bahu hingga telinga. Sebagai saudaranya, saya berharap pelaku dihukum setimpal," imbuhnya.

‎Sementara itu, Pelaksana Tugas Plt. Kasi Humas Polres Probolinggo, Ipda Widy Purwa Apriantoro, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, setelah menerima laporan, anggota Polsek Lumbang langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP, termasuk memeriksa sejumlah saksi.

‎"Selain melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, dan mengumpulkan barang bukti, kami juga masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini," katanya.

Baca Juga: Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

‎Selain itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprofokasi dengan informasi yang masih belum valid.

"Saya menekankan agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, lebih baik tenang, dan jika ada hal yang mencurigakan lebih baik langsung melapor ke pihak berwajib," pungkasnya.

Editor : Achmad Supriyadi
Berita Terbaru

Wali Kota Mojokerto Serahkan SK 1.104 PPPK Paruh Waktu

Jumlah tersebut mengalami penyesuaian dari sebelumnya 1.119 orang.

Polres Pasuruan Kedepankan Penegakan Hukum Tegas dan Humanis di Operasi Patuh Semeru

Operasi yang digelar selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Pria Paruh Baya Tenggelam di Sungai Jagir Surabaya, Tongkat dan Topi Ditemukan

Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia sekitar 50 tahun.

Ledakan di Surabaya Diduga Gegara Elpiji Bocor, Korban Alami Luka Bakar 75 Persen

Dua rumah rusak berat dan empat rumah lainnya rusak sedang.

Sadis! Ibu dan Anak Dibunuh, Dimutilasi dan Dibakar di Madiun

Pelaku adalah suami siri korban DH, kini telah diamankan untuk menjalani proses hukum.

Operasi Patuh Semeru 2026 di Jatim, 9 Sasaran Utama Ini Bakal Ditindak

Operasi ini dilaksanakan mulai Senin (26/10/2026) hinggan 8 November 2026 mendatang.