Senin, 07 Sep 2026 15:18 WIB

Polisi Sebut Penyebab Kebakaran Tunjungan Plaza Surabaya Diduga dari Kelalaian

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 14 Apr 2022 22:52 WIB
Kepala Labfor Polda Jatim, Kompol Sodiq
Kepala Labfor Polda Jatim, Kompol Sodiq

selalu.id - Tim laboratorium forensik (Labfor) Polda Jatim telah menemukan titik api utama yang menjadi penyebab kebakaran Tunjungan Plaza 5. Diduga kelalaian petugas menjadi salah satu penyebabnya.

Kepala Labfor Polda Jatim, Kombes Pol Sodiq Pratomo, mengatakan bahwa penyebab kebakaran bisa dari alam, elektrik, mekanik, kimia, maupun biologi.

Baca Juga: Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

"Kita sisir. Kalau alam, jelas nggak ada karena nggak ada petir. Penyebab biologi dan kimia juga nggak ada. Mungkin listrik sama apakah ada unsur-unsur lain, kelalaian atau apa," kata Sodiq, Kamis (14/4/2022) malam.

Sodiq juga memastikan, penyebab kebakaran tersebut berawal titik api yang muncul dari plafon di luar bioskop.

"Dari luar gedung bioskop di teras. Barang bukti yang kami bawa itu sisa abu kebakaran, kemudian ada kabel, dan ada bekas lampu," ujar Sodiq.

Bioskop di Tunjungan Plaza 5, kata dia, berada di lantai 10. Sodiq membenarkan bahwa api yang muncul di bioskop tersebut menjadi penyebab utama kebakaran terjadi

"Kita telusuri dan kita temukan awal api kebakaran berasal dari lantai 10," tegas dia.

Lebih lanjut Sodiq memastikan, meski titik api penyebab kebakaran itu sudah ditemukan, pihaknya kini membawa barang bukti yang ditemukan untuk mencari tahu penyebab pastinya.

"Mudah-mudahan 3-4 hari ke depan bisa menyampaikan penyebabnya apa," tuturnya.

Baca Juga: Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Saat ini, lanjutnya, Polda Jatim tengah melakukan sinkronisasi temuan di lapangan. Beberapa hal yang disinkronkan adalah arang yang menjadi bukti temuan saksi.

"Serta gambar yang menunjukkan kesalahan teknis dari TP," ujarnya.

Sebelumnya, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur, Kamis (14/4/2022) pagi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran di Tunjungan Plaza 5 Surabaya.

Kedatangan Tim Labfor ini dilakukan untuk memastikan penyebab kebakaran, yang terjadi pada Rabu (13/4) kemarin petang.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kalabfor Polda Jatim Kombes Pol Sodiq bersama Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Sodiq menyampaikan bahwa tugas Labfor ada dua, pertama kita menentukan api pertama kebakaran, setelah ketemu nanti kita cari barang bukti yang mendukung, untuk menentukan terjadinya kebakaran.

"Nanti kita bagi tim karena lokasinya ini luas sekali nanti ada yang mencari barang bukti dan ada yang menyusuri lokasinya terlebih dahulu," kata Sodiq.

Nantinya, tambah Sodiq, sisa dari kebakaran pihaknya akan meingidentifikasi api darimana asalnya serta mencari barang-barang bukti.

"Jadi dari sisa kebakaran nanti kita akan bisa membaca rambatan api darimana dan sama sama nanti kita cari barang bukti," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik Tapi Masih Lumayan, Ini Rinciannya 

Sebagai informasi, harga buyback ini merupakan harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual kembali emasnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pengangguran Lagi Beruntung, Yang Kerja juga Ada Peluang Menarik

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.