Selasa, 21 Jul 2026 14:07 WIB

Pemkot Surabaya Siap Dampingi Remaja Pelaku Tawuran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 05 Apr 2022 23:40 WIB
Kepala DP3A PKB Surabaya, Tomi Ardiyanto
Kepala DP3A PKB Surabaya, Tomi Ardiyanto

selalu.id - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A PPKB) Surabaya mengaku siap mendampingi untuk proses pemulihan pelaku tawuran di Tambak Asri Surabaya.

Kepala DP3A PKB Surabaya, Tomi Ardiyanto mengatakan bahwa pihaknya siap untuk melakukan berbagai pendampingan pada anak-anak di bawah umur yang terlibat dalam tawuran tersebut.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"DP3A PKB akan melakukan pendampingan. Baik pendampingan sosial, psikologis, maupun pendampingan ke orang tua," kata Tomi, saat ditemui, Senin (4/4/2022).

Tomi mengatakan, pendampingan tersebut dilakukan agar tidak terjadi lagi tawuran. Ia menyebut, pihaknya tidak hanya dampingi secara psikologis, namun akan mengarahkan sikap orang tua dan melakukan survey di lingkungan tempat tinggalnya.

"Tumbuh kembang anak, utamanya anak-anak yang masih SMP atau di bawah umur, itu kan dipengaruhi oleh 3 hal, yakni sekolah, keluarga, dan masyarakat,"ujarnya.

Tugas DP3A adalah, lanjut dia, memastikan anak bisa tumbuh baik dalam situasi yang ideal. Artinya, situasi yang mendorong anak untuk menjadi lebih baik.

Lebih lanjut Tomi menerangkan, terkait pelaku tawuran yang kabarnya akan diamankan oleh Polrestabes Surabaya, ia memastikan bahwa pihaknya akan melakukan pendampingan hingga kasus berakhir.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Surabaya sendiri memiliki shelter (rumah aman) untuk anak-anak yang membutuhkan. Misalnya, anak yang berhubungan dengan hukum (ABH)," tegas dia.

Selain itu, anak-anak yang tinggal di shelter tersebut, nantinya akan dibina dari segi soft skill maupun hard skill.

"Mereka juga masih tetap sekolah dan melakuakn kegiatan seperti biasanya. Namun, lebih didampingi," pungkasnya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Sebelumnya, tawuran antar remaja terjadi di Jalan Raya Tambak Asri Surabaya, Minggu (3/4/2022) dini hari. Saat itu, warga melaporkan ada dua kelompok remaja yang menyalakan petasan yang dibuat dari kaleng berbahan bakar spirtus.

Kanit Reskrim Polsek Krembangan, AKP Evan Andias mengatakan, bahwa kasus terkait tawuran antar remaja belasan tahun tersebur saat ini telah ditangani oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

"Ditangani Resmob Polres Pelabuhan Tanjung Perak," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.