Selasa, 20 Okt 2026 08:14 WIB

Pemkot Surabaya Siap Dampingi Remaja Pelaku Tawuran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 05 Apr 2022 23:40 WIB
Kepala DP3A PKB Surabaya, Tomi Ardiyanto
Kepala DP3A PKB Surabaya, Tomi Ardiyanto

selalu.id - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A PPKB) Surabaya mengaku siap mendampingi untuk proses pemulihan pelaku tawuran di Tambak Asri Surabaya.

Kepala DP3A PKB Surabaya, Tomi Ardiyanto mengatakan bahwa pihaknya siap untuk melakukan berbagai pendampingan pada anak-anak di bawah umur yang terlibat dalam tawuran tersebut.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

"DP3A PKB akan melakukan pendampingan. Baik pendampingan sosial, psikologis, maupun pendampingan ke orang tua," kata Tomi, saat ditemui, Senin (4/4/2022).

Tomi mengatakan, pendampingan tersebut dilakukan agar tidak terjadi lagi tawuran. Ia menyebut, pihaknya tidak hanya dampingi secara psikologis, namun akan mengarahkan sikap orang tua dan melakukan survey di lingkungan tempat tinggalnya.

"Tumbuh kembang anak, utamanya anak-anak yang masih SMP atau di bawah umur, itu kan dipengaruhi oleh 3 hal, yakni sekolah, keluarga, dan masyarakat,"ujarnya.

Tugas DP3A adalah, lanjut dia, memastikan anak bisa tumbuh baik dalam situasi yang ideal. Artinya, situasi yang mendorong anak untuk menjadi lebih baik.

Lebih lanjut Tomi menerangkan, terkait pelaku tawuran yang kabarnya akan diamankan oleh Polrestabes Surabaya, ia memastikan bahwa pihaknya akan melakukan pendampingan hingga kasus berakhir.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

"Surabaya sendiri memiliki shelter (rumah aman) untuk anak-anak yang membutuhkan. Misalnya, anak yang berhubungan dengan hukum (ABH)," tegas dia.

Selain itu, anak-anak yang tinggal di shelter tersebut, nantinya akan dibina dari segi soft skill maupun hard skill.

"Mereka juga masih tetap sekolah dan melakuakn kegiatan seperti biasanya. Namun, lebih didampingi," pungkasnya.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Sebelumnya, tawuran antar remaja terjadi di Jalan Raya Tambak Asri Surabaya, Minggu (3/4/2022) dini hari. Saat itu, warga melaporkan ada dua kelompok remaja yang menyalakan petasan yang dibuat dari kaleng berbahan bakar spirtus.

Kanit Reskrim Polsek Krembangan, AKP Evan Andias mengatakan, bahwa kasus terkait tawuran antar remaja belasan tahun tersebur saat ini telah ditangani oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

"Ditangani Resmob Polres Pelabuhan Tanjung Perak," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.