Rabu, 28 Okt 2026 07:47 WIB

Dari Jember untuk Dunia, Jejak Sukses JFC dan Harumnya Kostum Nasional Indonesia

Peserta Jember Fashion Carnaval (JFC) saat peragakan busana. (Foto: Nurul/selalu.id).
Peserta Jember Fashion Carnaval (JFC) saat peragakan busana. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval (JFC), sebagai salah satu event unggulan nasional yang mampu mengangkat citra pariwisata dan budaya Indonesia di tingkat internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana saat menghadiri rangkaian JFC 2026 di Pendopo Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember, Minggu (26/7/2026).

Baca Juga: Kunjungi MPP Jember, MenPAN-RB Puji Langkah Strategis Integrasi 279 Layanan Publik

Dalam keterangannya, Widiyanti mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan JFC yang telah memasuki usia ke-24. 

Keberhasilan JFC bertahan selama lebih dari dua dekade menjadi bukti kuat bahwa ajang tersebut memiliki kualitas dan daya tarik yang diakui, baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Jember Fashion Carnaval ini sangat luar biasa. Sudah berjalan selama 24 tahun, dan Kementerian Pariwisata akan terus memberikan dukungan. JFC juga telah beberapa kali masuk dalam Top 10 Karisma Event Nusantara," kata Widiyanti.

Ia menjelaskan, Karisma Event Nusantara (KEN) merupakan program strategis Kementerian Pariwisata yang menghimpun berbagai event unggulan daerah di seluruh Indonesia. 

Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah di 38 provinsi, dengan total sekitar 110 hingga 125 agenda wisata setiap tahunnya.

Baca Juga: Operasi Patuh Semeru 2026, Polisi Bagikan Cokelat untuk Pengendara di Jember

Menurut Widiyanti, keberadaan JFC bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Jember, tetapi juga telah menjadi wajah Indonesia di panggung dunia. 

Berbagai karya yang ditampilkan dalam karnaval tersebut dinilai berhasil mempromosikan kekayaan budaya Nusantara kepada masyarakat internasional.

Kemenpar juga menyoroti prestasi Indonesia di berbagai ajang kecantikan dunia yang tak lepas dari kontribusi kreativitas para desainer JFC.

Baca Juga: Bupati Fawait Minta Koni Jember Targetkan Kebangkitan Prestasi di Porprov Jatim 2027

"Karya-karya yang ditampilkan melalui JFC telah mengantarkan putri-putri Indonesia meraih penghargaan Best National Costume di berbagai kontes kecantikan dunia, seperti Miss Universe maupun Miss Supranational. Ini menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia," ujar Widiyanti.

Di akhir kunjungannya, Menteri Pariwisata menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jember, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak yang telah menjaga eksistensi JFC hingga terus berkembang menjadi salah satu ikon pariwisata nasional.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku ekonomi kreatif, dan masyarakat menjadi kunci agar JFC terus tumbuh sebagai event berkelas dunia yang mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan promosi budaya Indonesia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Waspada Cuaca Ekstrem di Nganjuk Beberapa Hari ke Depan, Ini Imbauan BMKG

Waspadai bencana susulan, mulai dari pohon tumbang, banjir genangan di kawasan perkotaan, hingga ancaman tanah longsor.

Jomblo Merapat, Ini Tips Bahagia dari Psikolog

Banyaknya pasangan di suatu area ternyata tak berdampak langsung pada kebahagiaan warga lajang. Kepuasan hidup mereka relatif stabil.

PLTS Terapung Terbesar ke-2 RI di Malang Siap Aliri Listrik Akhir 2026

Percepatan ini menjadi komitmen PLN NP dalam memperkuat bauran energi baru terbarukan (EBT) dan mengawal transisi energi nasional.

Viral BPJS Kesehatan Dikabarkan Mau Dihapus, Ini Faktanya

BPJS Kesehatan meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh spekulasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Mitsubishi Pajero Rilis SUV Terbaru, Intip Kecagihan dan Harganya

Diproduksi langsung di fasilitas Mitsubishi Motors Laem Chabang, Provinsi Chonburi, Thailand menawarkan Pajero terbaru dalam tiga pilihan varian.

Pengelola Pasar Tanjungsari Surabaya Minta Pemkot Tak Tebang Pilih Terapkan Perda

Proses distribusi komoditas dari berbagai wilayah dinilai tidak selalu bisa menyesuaikan ketentuan waktu yang berlaku.