Selasa, 20 Okt 2026 11:43 WIB

Idul Adha di Surabaya, DKPP Temukan Kasus Cacing Pita di Puluhan Lokasi Kurban

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 01 Jun 2026 14:18 WIB
Pemeriksaan daging kurban usai penyembelihan di Surabaya. (Dok. Diskominfo Surabaya).
Pemeriksaan daging kurban usai penyembelihan di Surabaya. (Dok. Diskominfo Surabaya).

selalu.id - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya menemukan kasus cacing hati di sekitar 20 lokasi pemotongan hewan kurban dan satu kasus cacing pita selama pelaksanaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026.

Meski demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat tetap aman untuk dikonsumsi.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Kepala DKPP Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan seluruh organ yang terindikasi terinfeksi langsung dipisahkan dan diafkirkan di lokasi sehingga tidak beredar ke masyarakat.

“Pengawasan kami mencakup 31 kecamatan dengan total 296 lokasi pemotongan hewan kurban. Dari hasil pemeriksaan ditemukan sekitar 20 lokasi dengan kasus cacing hati dan satu lokasi yang ditemukan cacing pita. Seluruh organ yang terindikasi terinfeksi langsung dipisahkan dan tidak didistribusikan kepada masyarakat,” tegasnya, Senin (1/6/2026).

Nanik mengatakan temuan tersebut berasal dari pemeriksaan aktif petugas di lapangan, mulai dari pemeriksaan kesehatan hewan sebelum dipotong (antemortem) hingga pemeriksaan organ dan karkas setelah pemotongan (postmortem).

Selain itu, petugas juga sempat menemukan satu ekor sapi yang terindikasi mengalami skabies saat pemeriksaan di lapak penjualan hewan kurban. Hewan tersebut langsung diisolasi untuk mencegah potensi penyebaran penyakit.

Sementara sejumlah hewan lainnya mengalami gangguan kesehatan ringan akibat kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh dari daerah asal.

“Kasus yang kami temukan sebagian besar dapat ditangani di lapangan. Untuk hewan yang mengalami kelelahan karena perjalanan jauh, petugas memberikan vitamin dan penanganan yang diperlukan agar kondisinya tetap terjaga,” jelasnya.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Nanik menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap temuan cacing hati karena daging hewan tetap aman dikonsumsi selama organ yang terinfeksi tidak diedarkan.

Karena itu, DKPP terus mengedukasi panitia kurban agar lebih teliti saat memilah organ yang layak konsumsi.

“Yang perlu menjadi perhatian adalah organ hati yang terinfeksi. Kami mengimbau panitia kurban untuk tidak membagikan hati yang ditemukan mengandung cacing. Langkah ini penting untuk memastikan keamanan pangan dan melindungi kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Selama periode pengawasan Idul Adha 2026, DKPP melakukan pemeriksaan postmortem terhadap 2.123 ekor sapi, 4.772 ekor kambing, dan 133 ekor domba.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Sementara pada tahap antemortem di lapak penjualan, petugas memeriksa 4.890 ekor sapi, 11.142 ekor kambing, serta 452 ekor domba.

Nanik menilai hasil evaluasi tersebut menunjukkan pentingnya pengawasan kesehatan hewan kurban secara menyeluruh, mulai dari lapak penjualan hingga distribusi daging kepada masyarakat.

“Ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan kurban berjalan lancar sekaligus menghasilkan pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh, dan halal,” pungkas Nanik.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.