HJKS ke-733
DPRD Surabaya Ingatkan Pemkot Soal Efisiensi Anggaran dan Ekonomi Masyarakat
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 28 Mei 2026 15:14 WIB
selalu.id - Peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 menjadi momentum DPRD Kota Surabaya mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara efisiensi anggaran daerah dan keberlangsungan ekonomi masyarakat.
Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri menegaskan kebijakan efisiensi fiskal yang dijalankan pemerintah tidak boleh sampai menghambat perputaran ekonomi warga maupun menurunkan kualitas pelayanan publik.
Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba
Menurutnya, Surabaya saat ini berkembang menjadi kota modern dengan pembangunan fisik yang pesat.
Namun, pertumbuhan tersebut harus tetap berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seimbang dengan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Kota berkembang cepat, tetapi seluruh lapisan masyarakat juga harus ikut merasakan manfaat pembangunan,” kata Syaifuddin, Kamis (28/5/2026).
Ia menilai di usia ke-733 tahun, Surabaya semakin menunjukkan diri sebagai kota yang maju dan adaptif tanpa meninggalkan karakter sebagai kota perjuangan.
Modernisasi pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur dinilai tetap harus diimbangi dengan penguatan solidaritas sosial warga.
DPRD juga mengapresiasi sejumlah capaian Pemerintah Kota Surabaya selama setahun terakhir, mulai penguatan pelayanan publik, penanganan infrastruktur lingkungan, pengembangan UMKM, hingga program pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting.
Selain itu, percepatan digitalisasi layanan pemerintahan disebut menjadi salah satu strategi efisiensi yang mulai dirasakan manfaatnya di masyarakat.
Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya
Meski demikian, DPRD mengingatkan masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian serius Pemkot Surabaya.
Di antaranya pemerataan pembangunan antarwilayah, penanganan banjir, pengangguran usia produktif, hingga pengelolaan transportasi dan parkir kota.
Di tengah kebutuhan pembangunan yang terus meningkat, Pemkot Surabaya juga mulai menggandeng PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebagai alternatif pembiayaan pembangunan daerah.
Politikus yang akrab disapa Kaji Ipuk ini menilai langkah tersebut merupakan inovasi pembiayaan yang dapat mendukung percepatan pembangunan selama dijalankan secara transparan dan akuntabel.
Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam
“Selama dilakukan secara transparan, terukur, dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat, DPRD tentu mendukung. Tetapi pengawasan tetap penting agar pembiayaan itu tidak membebani keuangan daerah di masa depan,” tegasnya.
Ipuk menambahkan, pembangunan kota ke depan tidak cukup hanya berfokus pada proyek fisik, tetapi juga harus mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat UMKM, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Selain sektor ekonomi, DPRD juga menyoroti pentingnya menjaga karakter sosial masyarakat di tengah modernisasi kota melalui penguatan nilai toleransi, gotong royong, dan solidaritas warga.
“Kemajuan kota tidak hanya diukur dari gedung dan infrastruktur, tetapi juga karakter masyarakatnya,” tandas Ipuk.
Editor : Zein Muhammad