Kamis, 03 Sep 2026 12:49 WIB

Seleksi SPMB Surabaya, DPRD Ingatkan Pentingnya Validasi Titik Rumah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 25 Mei 2026 14:43 WIB
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati. (Dok. Ajeng for selalu.id).
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati. (Dok. Ajeng for selalu.id).

selalu.id - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri Surabaya 2026 mulai memasuki tahap uji coba pendaftaran sejak 22 hingga 28 Mei 2026.

Dalam tahapan ini, orang tua diminta memastikan titik lokasi rumah calon peserta didik sudah sesuai karena sistem seleksi kini berbasis GPS dan peta digital.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati mengingatkan validasi titik rumah menjadi hal penting agar tidak menimbulkan kendala saat proses seleksi jalur domisili berlangsung.

“Setelah data dan titik rumah calon peserta didik sudah divalidasi, masyarakat bisa lebih mudah melakukan uji coba pendaftaran. Karena sistem ini sudah berbasis GPS dan peta digital, maka penting memastikan titik lokasi rumah sudah benar agar tidak terjadi kendala saat proses seleksi,” jelasnya, Senin (26/52026).

Ajeng mengatakan ketepatan lokasi rumah akan sangat berpengaruh dalam proses pemetaan jarak sekolah pada jalur domisili.

Karena itu, orang tua diminta tidak menunda proses pengecekan data selama masa uji coba masih berlangsung.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Surabaya ini juga meminta masyarakat segera memanfaatkan layanan posko bantuan yang telah disediakan di sekolah-sekolah apabila mengalami kendala teknis saat proses uji coba pendaftaran.

Baca Juga: Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

“Kalau masih ada yang kesulitan, segera datang ke posko di sekolah terdekat supaya bisa dibantu langsung oleh petugas,” tegasnya.

Berdasarkan jadwal dari Dinas Pendidikan Surabaya, tahapan pendaftaran SPMB SMP 2026 akan dibagi dalam empat tahap.

Tahap pertama untuk jalur afirmasi keluarga miskin/pramiskin, afirmasi inklusi, dan mutasi dibuka pada 2–4 Juni 2026.

Baca Juga: Atasi Kebocoran PAD, DPRD Surabaya Gagas Retribusi Parkir Dihapus dan Digabung Pajak Kendaraan

Selanjutnya tahap kedua jalur prestasi akademik, prestasi perlombaan atau pertandingan, serta penghafal kitab suci dibuka pada 8–10 Juni 2026.

Kemudian tahap ketiga jalur domisili 1 berlangsung pada 12–14 Juni 2026, disusul tahap keempat jalur domisili 2 pada 17–18 Juni 2026.

Pemkot Surabaya sebelumnya juga telah menyiapkan posko layanan di sejumlah sekolah untuk membantu masyarakat selama proses SPMB berlangsung, termasuk pendampingan validasi titik rumah dan teknis pendaftaran daring.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat. 

Langkah Sigap PDS Bantu Warga Terdampak Gempa Flores di Tiga Wilayah NTT

Sekretaris Perusahaan PDS, Bayu Widyafrasta menegaskan bahwa aksi cepat ini merupakan komitmen dan kepedulian nyata perusahaan terhadap warga terdampak bencana.