Sabtu, 25 Jul 2026 17:19 WIB

DPRD Minta Jalur Zonasi di Surabaya Lebih Realistis, Harus Prioritaskan Keluarga Miskin

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 25 Mei 2026 11:06 WIB
Ilustrasi SPMB. (Dok. Diskominfo Surabaya).
Ilustrasi SPMB. (Dok. Diskominfo Surabaya).

selalu.id - Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Ais Shafiyah Asfar atau yang akrab disapa Ning Ais, mendorong evaluasi persentase jalur zonasi dalam pelaksanaan SPMB 2026 agar lebih realistis dan berpihak kepada keluarga kurang mampu (gakin).

Menurut Ning Ais, kuota jalur zonasi di Surabaya sebaiknya tidak terlalu besar karena kondisi tiap wilayah berbeda dan jumlah SMP Negeri masih terbatas.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Penyelesaian Sengkarut Lahan TK ABA Sambikerep: Jangan Korbankan Hak Anak!

Ia menilai prioritas akses pendidikan justru perlu diperkuat bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

“Menurut saya kuota zonasi bisa dikurangi dan lebih diperbesar untuk masyarakat gakin. Karena yang paling penting itu memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap punya akses pendidikan yang layak dan tidak tertinggal,” kata Ning Ais, Senin (25/5/2026).

Ia menambahkan bahwa polemik SPMB yang terus berulang setiap tahun menjadi tanda bahwa sistem zonasi masih membutuhkan penyesuaian.

Apalagi, kondisi Kota Surabaya yang semakin padat dinilai membuat pemerataan sekolah negeri tidak mudah dilakukan.

Keterbatasan jumlah SMP Negeri serta minimnya lahan untuk pembangunan sekolah baru menjadi tantangan utama dalam penerapan zonasi secara penuh.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Pemkot Segera Isi Direksi Definitif di Perumda dan PD

“Surabaya ini kondisinya memang sudah padat, sementara jumlah SMP Negeri juga masih terbatas. Karena itu menurut saya persentase zonasi jangan dibuat terlalu besar dan harus menyesuaikan kondisi tiap wilayah supaya lebih realistis,” jelas Ning Ais.

Politikus perempuan ini menegaskan semangat pemerataan pendidikan tetap harus dijaga. Namun, kebijakan penerimaan murid baru juga perlu mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat agar tidak hanya bertumpu pada aspek administratif.

Ning Ais mengingatkan agar anak-anak dari keluarga prasejahtera tidak kalah bersaing akibat sistem yang dinilai terlalu kaku.

“Jangan sampai anak-anak yang memang butuh bantuan justru kalah karena sistem yang terlalu administratif. Pendidikan itu hak semua anak, terutama yang memang secara ekonomi membutuhkan perhatian lebih,” tegasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Selain mendorong evaluasi jalur zonasi, Ning Ais juga meminta Pemerintah Kota Surabaya memperkuat kualitas sekolah swasta.

Langkah itu dinilai penting agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan sekolah dengan mutu pendidikan yang merata.

Ia berharap pelaksanaan SPMB Surabaya ke depan bisa berjalan lebih adil, transparan, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

SIER Perkuat Sinergi dengan Pemkot Surabaya, Dorong Riset dan Inovasi untuk Keberlanjutan Ekosistem Lingkungan

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Sinergi Program Pembangunan di Kota Surabaya.

Program Home Care Jember, Hadirkan "Dokter Keluarga" untuk Warga Miskin

Anggota DPRD RI, Kawendra Lukistian menyebut Program Home Care yang digagas Jember merupakan terobosan yang belum pernah diterapkan di daerah lain.

DPRD Jatim Reses 25 Juli sampai 1 Agustus, Jangkau 720 Titik Serap Aspirasi Warga

selalu id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur akan melaksanakan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 mulai tanggal 25 Juli

Wali Kota Eri Tegaskan Restoran di Surabaya yang Tolak Sistem Pajak Digital Lebih Baik Tutup

Eri menegaskan penggunaan sistem digital menjadi salah satu syarat operasional usaha. Jika pelaku usaha tidak bersedia menerapkannya, tidak akan ada toleransi.

Mobil Hyundai Santa Fe Terbakar di Apartemen Surabaya, Harganya Nyaris Rp1 Miliar

Berdasarkan data kepolisian, mobil hybrid Hyundai Santa Fe itu merupakan milik Hanny Afrilia, warga Rungkut Lor Surabaya.

Penampakan Mobil Hybrid Hyundai Santa Fe yang Terbakar di Apartemen Trillium Surabaya

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, mobil mewah itu mengalami kerusakan berat akibat terbakar.