Kamis, 03 Sep 2026 11:17 WIB

PWI Probolinggo Raya Gelar Nobar Dokumenter Pesta Babi, Kondisi Kondusif

  • Penulis : Inung
  • | Minggu, 24 Mei 2026 14:15 WIB
Suasana nobar Film Pesta Babi oleh PWI Probolinggo Raya (foto:Inung/selalu.id)
Suasana nobar Film Pesta Babi oleh PWI Probolinggo Raya (foto:Inung/selalu.id)

selalu.id - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Probolinggo Raya menggelar nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi dalam agenda refleksi kebangsaan, Sabtu (23/5/2026) malam.
‎Kegiatan berlangsung hangat dan diwarnai diskusi interaktif.

‎Acara yang dikemas dalam konsep dialog kebangsaan ini diikuti wartawan, mahasiswa, aktivis, pegiat organisasi masyarakat, serta puluhan anggota TNI yang turut menyimak jalannya diskusi hingga selesai.

Baca Juga: ‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Ketua panitia, Eko Hardianto, mengatakan dokumenter tersebut menghadirkan beragam sudut pandang terkait kehidupan sosial, budaya, dan dinamika masyarakat Papua.

‎“Film ini tidak mengarahkan penonton pada satu kesimpulan, tetapi membuka ruang berpikir agar persoalan dipahami lebih utuh,” ujar Eko.

‎Menurutnya, film dokumenter penting sebagai sarana refleksi di tengah derasnya arus informasi di media sosial yang kerap dipahami tanpa konteks menyeluruh.

‎Sementara itu, Ketua PWI Probolinggo Raya, Babul Arifandi, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai forum diskusi semacam itu penting untuk menjaga budaya dialog yang sehat di tengah masyarakat.

Baca Juga: Probolinggo Sae Carnival Pukau Ribuan Warga di Alun-alun Kraksaan

‎“Pers bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga ikut merawat ruang pemikiran publik agar masyarakat tidak mudah terjebak polarisasi,” katanya.

‎Dalam sesi diskusi, narasumber RA Muhammad Al-Fayyadl mengulas kompleksitas persoalan Papua, mulai dari pembangunan, pendidikan, sosial, hingga keamanan.

‎Menurutnya, Papua tidak bisa dipandang hanya dari satu sisi. “Persoalan Papua sangat kompleks, sehingga perlu dilihat secara menyeluruh dan disikapi dengan dialog yang terbuka,” ujarnya.

Baca Juga: Probolinggo Sae Carnival, Ajang Gelaran Kostum Unik di HUT ke-81 RI

‎Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan peserta terkait kondisi Papua, peran media, dan tantangan menjaga persatuan di tengah keberagaman Indonesia.‎

Kegiatan ditutup dengan ajakan untuk terus menjaga budaya dialog, menghormati perbedaan pandangan, dan memperkuat semangat persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat.