Minggu, 30 Agu 2026 18:53 WIB

Weton Senin Pahing dan Senin Pon: Jiwa Pemimpin yang Cerdas dan Tulus

Artis Caitlin Halderman. (Dok. Instagram Caitlin Halderman).
Artis Caitlin Halderman. (Dok. Instagram Caitlin Halderman).

selalu.id - Tradisi Jawa memiliki banyak kekayaan budaya yang sarat makna, termasuk dalam memahami karakter seseorang melalui "weton" atau hari kelahirannya.

Dua weton yang menarik perhatian adalah Senin Pon dan Senin Pahing. Weton ini diyakini membawa karakter dan nasib unik bagi pemiliknya, mulai dari sifat keras hingga potensi kepemimpinan.

Baca Juga: Makna hingga Karakter Magis Weton Senin Pahing dan Senin Pon, Mengejutkan!

Orang yang lahir pada weton Senin Pon dikenal memiliki sifat keras hati dan sulit didikte. Mereka cenderung menolak pendapat orang lain jika merasa tidak sesuai dengan logika mereka.

Dengan kecerdasan yang tajam, orang-orang ini mampu meyakinkan banyak pihak dengan argumen mereka.

Menurut kepercayaan, bayi yang lahir di Senin Pon dipercaya membawa keberuntungan bagi keluarga, terutama bila sang ayah memiliki neptu tertentu, seperti Selasa Wage atau Senin Legi.

Sebaliknya, Senin Pahing dikaitkan dengan karakter yang tegas, bahkan terkadang takabur dan suka membantah. Namun, di balik sisi kerasnya, mereka yang lahir di Senin Pahing diyakini memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.

Baca Juga: Misteri Malam Jumat Legi: Malamnya Makhluk Gaib hingga Dukun, Fakta atau Mitos?

Sifat dermawan dan ketulusan mereka sering membuat mereka dihormati sebagai pelindung bagi keluarga dan orang-orang terdekat.

Dalam hal jodoh, orang dengan weton Senin Pon dan Senin Pahing disebut akan memiliki kehidupan rumah tangga yang langgeng jika berjodoh dengan weton tertentu, seperti Selasa Legi atau Jumat Pon.

Hubungan ini diyakini membawa kebahagiaan, keberlimpahan rezeki, dan anak-anak yang berbakti.

Baca Juga: Bulan Suro Tiba, Berikut 5 Weton yang Disebut Banyak Cobaan dan Rintangan

Bagi masyarakat Jawa, weton bukan sekadar penanda hari lahir, tetapi juga bagian dari filosofi kehidupan.

"Sifat keras dan keteguhan hati mereka pada akhirnya dapat menjadi kekuatan yang membawa keberuntungan bagi keluarga dan orang-orang di sekitar mereka," kata seorang budayawan Jawa.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

KDMP Ngingas Didorong Jadi Pusat Ekonomi Desa, Akses Jalan Mulai Ditata

Selain membuka akses dari Delta Sari, jalur dari sisi timur juga akan diintegrasikan dengan kawasan KDMP.

Karhutla di Ranu Kembang dan Ledok Bedor Belum Padam, 172 Pendaki Dievakuasi

Petugas gabungan melakukan upaya penyekatan dan pemadaman api secara manual mengingat medan yang terjal serta tebing curam.

Pencalonan Gus Yusuf Gugur, Muktamar ke-35 NU Diwarnai Kericuhan

Menurut pendemo, hasil sidang pleno berdampak KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) terjegal dari kandidat calon Ketum PBNU.

Enam Bangunan Dibongkar, Lahan 1.210 meter di Margorejo Bakal Punya Wajah Baru

Menurut Rizal, penertiban tersebut telah melalui proses sosialisasi dan pemberitahuan.

Lewat Job Fair, 5.120 Pencari Kerja Surabaya Sudah Ditempatkan hingga Juli 2026

Pada 2025, TPT Surabaya tercatat 4,84 persen. Tahun ini, angkanya ditargetkan turun menjadi 4,47 persen.

Setelah Voting, Pemilihan Ketum PBNU Berubah ke Mekanisme AHWA

Perubahan itu diberlakukan setelah 552 suara voting dilakukan. Hasilnya, 401 peserta menyetujui perubahan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU.