Senin, 19 Okt 2026 11:08 WIB

RSD Kalisat Jember Perkuat SDM Lewat Pelatihan Leadership dan Humas

Direktur Produksi dan Pemasaran PDP Kahyangan, Nyoman Aribowo saat menghadiri kegiatan di RS Kalisat Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).
Direktur Produksi dan Pemasaran PDP Kahyangan, Nyoman Aribowo saat menghadiri kegiatan di RS Kalisat Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Rumah Sakit Daerah (RSD) Kalisat Jember terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui Pelatihan Kepemimpinan, Marketing dan Kehumasan bagi pejabat struktural dan fungsional.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada tanggal 19-20 Mei 2026, itu digelar di Aula Merah Putih RSD Kalisat Jember dan diikuti puluhan peserta dari berbagai unsur manajemen rumah sakit.

Baca Juga: Tinjau Pustu Klatakan, Gus Fawait Targetkan Puskesmas Jember Berstandar ISO 2000

Pelatihan menghadirkan Direktur Produksi, Pemasaran dan Pengembangan Perumda PDP Kahyangan Jember, Nyoman Aribowo sebagai pemateri utama.

Materi hari pertama difokuskan pada penguatan leadership dan marketing pelayanan rumah sakit, sedangkan hari kedua membahas strategi kehumasan dan komunikasi publik.

Ketua panitia kegiatan, Frits Yogyantomo mengatakan, pelatihan tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan performa dan mutu layanan rumah sakit kepada masyarakat.

“Harapan kami tentu ada peningkatan kapasitas dan kualitas pelayanan. Rumah sakit harus mampu memberikan pelayanan yang membanggakan sekaligus menyenangkan bagi masyarakat,” katanya, Rabu (20/5/2026).

Sebanyak 46 peserta mengikuti pelatihan tersebut, terdiri dari jajaran direksi, pejabat struktural, kepala instalasi, kepala ruangan hingga ketua tim pelayanan.

Dari jumlah itu, 40 peserta mengikuti sesi leadership dan marketing, sedangkan enam peserta mengikuti pelatihan khusus kehumasan.

Menurut Frits, RSD Kalisat ingin membangun kepercayaan masyarakat, khususnya warga di kawasan utara timur Jember seperti Kalisat, Silo, Mayang, Sukowono hingga Sumberjambe agar tidak selalu bergantung pada rumah sakit di pusat kota.

“Kami ingin RSD Kalisat menjadi pilihan utama masyarakat. Karena itu pelayanan harus terus dibenahi, mulai dari komunikasi yang humanis hingga pelayanan yang memberikan kenyamanan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSD Kalisat Jember, Nurullah Hidajahningtyas menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan menjadi tantangan besar di tengah tingginya ekspektasi masyarakat pada era “Jember Baru, Jember Maju”.

Baca Juga: Gus Fawait Kenalkan Cerutu Jember Tembus Pasar Internasional di Podcast Total Politik

“Tuntutan masyarakat sekarang sangat tinggi. Tetapi selama kita terus belajar dan mau berkembang, tantangan apa pun bisa kita hadapi,” jelasnya.

Ningtyas menekankan pentingnya kekompakan seluruh elemen rumah sakit melalui penguatan team building agar pelayanan yang diberikan semakin optimal.

“Kita harus berjalan bersama untuk menghadirkan pelayanan yang benar-benar memuaskan masyarakat,” tegasnya.

Dalam sesi materi, Nyoman Aribowo menyoroti tantangan pelayanan kesehatan di era Universal Health Coverage (UHC), ketika seluruh warga ber-KTP Jember memiliki akses layanan kesehatan gratis.

Menurutnya, pelayanan prima tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga sikap, komunikasi dan kekuatan tim dalam menghadapi lonjakan pasien.

“Ujian sesungguhnya adalah ketika pasien membludak. Apakah kita tetap bisa ramah, tetap tersenyum dan memberikan pelayanan terbaik,” paparnya.

Baca Juga: Bupati Jember Tekankan Dana Desa Harus Turunkan Kemiskinan

Nyoman menegaskan, RSD Kalisat harus mampu mengubah stigma rumah sakit pemerintah yang selama ini dianggap lambat dan kurang nyaman.

“Rumah sakit pemerintah juga harus bisa tampil profesional, humanis dan memberikan pengalaman pelayanan yang baik bagi masyarakat,” jelasnya.

Pelatihan berlangsung interaktif dengan metode visual, pemutaran video, ice breaking hingga komunikasi humoris yang membuat suasana peserta lebih antusias.

Selain penguatan kepemimpinan, peserta juga dibekali strategi branding dan promosi pelayanan berbasis kepuasan masyarakat.

“Kalau pelayanan kita baik, masyarakat sendiri yang akan membantu mempromosikan rumah sakit ini,” pungkas Nyoman. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Top 5 Berita: KDKMP hingga Target PDI Perjuangan

Berita yang banyak dicari sangat bervariatif.

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.