Kamis, 03 Sep 2026 13:01 WIB

RSD Kalisat Jember Perkuat SDM Lewat Pelatihan Leadership dan Humas

Direktur Produksi dan Pemasaran PDP Kahyangan, Nyoman Aribowo saat menghadiri kegiatan di RS Kalisat Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).
Direktur Produksi dan Pemasaran PDP Kahyangan, Nyoman Aribowo saat menghadiri kegiatan di RS Kalisat Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Rumah Sakit Daerah (RSD) Kalisat Jember terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui Pelatihan Kepemimpinan, Marketing dan Kehumasan bagi pejabat struktural dan fungsional.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada tanggal 19-20 Mei 2026, itu digelar di Aula Merah Putih RSD Kalisat Jember dan diikuti puluhan peserta dari berbagai unsur manajemen rumah sakit.

Baca Juga: Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pelatihan menghadirkan Direktur Produksi, Pemasaran dan Pengembangan Perumda PDP Kahyangan Jember, Nyoman Aribowo sebagai pemateri utama.

Materi hari pertama difokuskan pada penguatan leadership dan marketing pelayanan rumah sakit, sedangkan hari kedua membahas strategi kehumasan dan komunikasi publik.

Ketua panitia kegiatan, Frits Yogyantomo mengatakan, pelatihan tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan performa dan mutu layanan rumah sakit kepada masyarakat.

“Harapan kami tentu ada peningkatan kapasitas dan kualitas pelayanan. Rumah sakit harus mampu memberikan pelayanan yang membanggakan sekaligus menyenangkan bagi masyarakat,” katanya, Rabu (20/5/2026).

Sebanyak 46 peserta mengikuti pelatihan tersebut, terdiri dari jajaran direksi, pejabat struktural, kepala instalasi, kepala ruangan hingga ketua tim pelayanan.

Dari jumlah itu, 40 peserta mengikuti sesi leadership dan marketing, sedangkan enam peserta mengikuti pelatihan khusus kehumasan.

Menurut Frits, RSD Kalisat ingin membangun kepercayaan masyarakat, khususnya warga di kawasan utara timur Jember seperti Kalisat, Silo, Mayang, Sukowono hingga Sumberjambe agar tidak selalu bergantung pada rumah sakit di pusat kota.

“Kami ingin RSD Kalisat menjadi pilihan utama masyarakat. Karena itu pelayanan harus terus dibenahi, mulai dari komunikasi yang humanis hingga pelayanan yang memberikan kenyamanan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSD Kalisat Jember, Nurullah Hidajahningtyas menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan menjadi tantangan besar di tengah tingginya ekspektasi masyarakat pada era “Jember Baru, Jember Maju”.

Baca Juga: Pemkab Jember Fokuskan APBD 2026 untuk Kesehatan hingga Pendidikan 

“Tuntutan masyarakat sekarang sangat tinggi. Tetapi selama kita terus belajar dan mau berkembang, tantangan apa pun bisa kita hadapi,” jelasnya.

Ningtyas menekankan pentingnya kekompakan seluruh elemen rumah sakit melalui penguatan team building agar pelayanan yang diberikan semakin optimal.

“Kita harus berjalan bersama untuk menghadirkan pelayanan yang benar-benar memuaskan masyarakat,” tegasnya.

Dalam sesi materi, Nyoman Aribowo menyoroti tantangan pelayanan kesehatan di era Universal Health Coverage (UHC), ketika seluruh warga ber-KTP Jember memiliki akses layanan kesehatan gratis.

Menurutnya, pelayanan prima tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga sikap, komunikasi dan kekuatan tim dalam menghadapi lonjakan pasien.

“Ujian sesungguhnya adalah ketika pasien membludak. Apakah kita tetap bisa ramah, tetap tersenyum dan memberikan pelayanan terbaik,” paparnya.

Baca Juga: Cerita Manis Riezda Indo Dairy, Berdayakan Warga Lokal Lewat Peternakan Sapi Perah

Nyoman menegaskan, RSD Kalisat harus mampu mengubah stigma rumah sakit pemerintah yang selama ini dianggap lambat dan kurang nyaman.

“Rumah sakit pemerintah juga harus bisa tampil profesional, humanis dan memberikan pengalaman pelayanan yang baik bagi masyarakat,” jelasnya.

Pelatihan berlangsung interaktif dengan metode visual, pemutaran video, ice breaking hingga komunikasi humoris yang membuat suasana peserta lebih antusias.

Selain penguatan kepemimpinan, peserta juga dibekali strategi branding dan promosi pelayanan berbasis kepuasan masyarakat.

“Kalau pelayanan kita baik, masyarakat sendiri yang akan membantu mempromosikan rumah sakit ini,” pungkas Nyoman. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat.