Jumat, 04 Sep 2026 13:18 WIB

Kebakaran di Gedung PPJT RSUD dr Soetomo Surabaya, Sistem Hidran Disorot

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 15 Mei 2026 14:07 WIB
Gedung PPJT di RSUD dr Soetomo Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).
Gedung PPJT di RSUD dr Soetomo Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Insiden kebakaran di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) menjadi bahan evaluasi besar bagi RSUD dr Soetomo Surabaya.

Manajemen rumah sakit kini menyoroti sistem hidran dan kesiapsiagaan penanganan kebakaran setelah muncul masukan dari petugas pemadam terkait tekanan air hidran di lokasi kejadian.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Wakil Direktur Pelayanan Medik sekaligus Incident Commander RSUD dr Soetomo, Prof. Dr. Ahmad Suryawan mengatakan, rumah sakit sebenarnya telah memiliki standar penanganan kebakaran melalui sistem Code Red yang rutin disimulasikan.

“Code Red itu adalah beberapa kejadian yang menyangkut api dan itu harus tersimulasikan secara reguler dalam skala kecil, moderat, dan besar,” jelasnya, Jumat (15/5/2026).

Prof Wawan mengatakan bahwa RSUD dr Soetomo memiliki Hospital Disaster Program (HDP) sebagai sistem penanganan bencana internal rumah sakit.

Simulasi kebakaran dan evakuasi disebut rutin dilakukan dan tercatat di masing-masing unit melalui logbook khusus.

“Simulasi itu sudah kita lakukan secara reguler. Di setiap wilayah harus ada logbook-nya dan harus tercatat,” katanya.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

Meski demikian, pihak rumah sakit mengakui masih perlu melakukan evaluasi terhadap sistem hidran, terutama terkait tekanan air saat proses pemadaman kebakaran berlangsung.

“Kalau tekanannya yang dilakukan oleh Damkar kurang, ini yang akan menjadi evaluasi bagi kami ke depan,” tegas Prof Wawan.

Ia menambahakan, sistem hidran di RSUD dr Soetomo sebenarnya tersedia di area indoor maupun outdoor dan tetap berfungsi saat kejadian berlangsung.

Namun, rumah sakit akan mengecek kembali apakah tekanan air sudah memenuhi kebutuhan petugas pemadam kebakaran.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

“Kami akan ngecek di area-area lain apakah sesuai dengan yang diinginkan oleh pihak Damkar,” tandas dia.

Evaluasi tersebut dilakukan pascainsiden kebakaran di ruang farmasi lantai 5 Gedung PPJT yang menyebabkan puluhan pasien harus dievakuasi.

Kebakaran juga mengakibatkan satu pasien meninggal dunia dan sejumlah petugas mengalami sesak napas akibat paparan asap.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.