Minggu, 18 Okt 2026 16:20 WIB

Korban Dugaan Keracunan MBG di Surabaya Bertambah, Wali Kota Eri Bingung

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 13 Mei 2026 12:37 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).

selalu.id - Kasus dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Tembok Dukuh, Surabaya, bertambah.

Hingga Selasa (12/5/2026) kemarin, total lima siswa harus menjalani perawatan di rumah sakit, sementara penyebab pasti kejadian masih menunggu hasil laboratorium yang diperkirakan keluar dalam lima hingga tujuh hari ke depan.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyatakan, Pemkot Surabaya telah melakukan pengecekan dan memanggil pihak sekolah terkait insiden tersebut.

Ia mengatakan makanan yang dibagikan sebelumnya telah diperiksa dari sisi bau dan rasa, namun gangguan kesehatan baru muncul sekitar dua jam setelah dikonsumsi siswa.

“Tidak ada yang menjurus ke basi atau lainnya. Tapi setelah dua jam, terjadi kejadian ini. Ini yang buat bingung," kata Eri, Rabu (13/5/2026).

Meski demikian, hingga kini Pemkot belum dapat memastikan sumber masalah karena hasil uji laboratorium sampel makanan belum keluar.

“Masih dilabkan, hasilnya seperti apa masih kita tunggu,” ujarnya.

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, dr Billy Daniel Messakh mengatakan jumlah siswa yang dirawat bertambah dari tiga menjadi lima orang.

“Sebelumnya tiga pada Selasa sore. Pagi tadi nambah dua siswa. Jadi total ada lima anak yang dirawat,” sebutnya.

Kelima siswa tersebut kini menjalani observasi dan perawatan di RS Ibu dan Anak (RSIA) IBI Surabaya.

Baca Juga: Alumni Cak dan Ning Surabaya Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Dinkes juga telah melakukan skrining kesehatan terhadap siswa lain melalui tim puskesmas.

Namun, kepastian penyebab insiden belum bisa diketahui dalam waktu cepat. Sampel makanan kini diuji di laboratorium Kementerian Kesehatan di Karang Menjangan, dengan hasil diperkirakan baru keluar dalam sepekan.

Peristiwa ini menambah sorotan terhadap pengawasan kualitas makanan dalam program MBG yang menyasar pelajar sekolah.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.

Wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya: Murah, Indah, dan Cocok untuk Keluarga

Menjelang sore hari, para pengunjung disuguhkan lanskap persawahan yang asri sembari diiringi alunan musik akustik.

600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

Kegiatan ini melibatkan penari dari Sidoarjo, Pasuruan, Surabaya, Mojokerto, hingga Malang.

KSPSI Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Kapolri dan Batalkan Aksi Buruh 20 Oktober

Desk Ketenagakerjaan sudah berdiri di 35 Polres yang tersebar di 14 Polda.

Kapolri Kunjungi Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Perjuangan Pahlawan Buruh

Rombongan disambut Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.

Andreas Eddy Susetyo Usul Gabungkan Konservasi, Ekowisata, dan Perikanan di CMC 

selalu.id - Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengusulkan pengembangan ekonomi hijau berbasis masyarakat di kawasan Clungup Mangrove Conservation atau CMC