Jumat, 21 Agu 2026 16:45 WIB

Penampakan Menu MBG yang Diduga Bikin Ratusan Siswa di Surabaya Keracunan

Penampakan menu MBG yang diduga bikin ratusan siswa di Surabaya keracunan. (Foto: Moris/selalu.id).
Penampakan menu MBG yang diduga bikin ratusan siswa di Surabaya keracunan. (Foto: Moris/selalu.id).

selalu.id - Kasus dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di 12 sekolahan di Kelurahan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Surabaya diduga berasal dari menu krengsengan daging.

Dalam menu MBG yang dibagikan hari ini, 11 Mei 2026, itu berisi nasi, tahu, krengsengan daging, wortel dan buncis, serta buah jeruk.

Baca Juga: Kejar Target Investasi Rp43 Triliun di 2026, Pemkot Surabaya Andalkan Perizinan Berbasis AI

Chafi Alida Najla, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Putra Garam Kelurahan Dukuh, Kecamatan Bubutan, mengatakan bahwa dugaan sementara disebabkan dari pengolahan daging.

“Kalau dagingnya tidak basi. Saat kita terima masih dalam keadaan fresh. Mungkin karena pada saat pengolahannya, karena daging merupakan bahan yang sangat riskan,” kata Chafi kepada selalu.id, Senin (11/5/2026).

Terkait keluhan para siswa yang mengatakan bahwa saat dimakan ada rasa obat pada bumbu daging tersebut, Chafi memastikan pembuatan bumbu sudah sesuai dengan resep.

Ia menyatakan, meskipun menu krengsengan daging tersebut dimasak pada pukul 23:00 WIB, tapi saat dibagikan dan disajikan masih layak untuk dimakan.

Baca Juga: Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

“Untuk lebih pastinya nanti kita tunggu hasil pemeriksaan lab saja,” jelasnya.

Chafi menegaskan bahwa SPPG Putra Garam akan bertanggungjawab penuh terhadap para korban keracunan.

“Seluruh biaya akan kami tanggung. Untuk sementar kami juga akan menghentikan layanan MBG sampai ada hasil dari laboratorium,” tandasnya.

Baca Juga: Menagih Komitmen Pemkot Surabaya Hadirkan Rumah Layak Huni bagi Warga Miskin

Total, ada sekitar 200 siswa yang keracunan usai mengkonsumsi MBG. Kebanyakan, keluhannya adalah mual, muntah hingga pusing.

Ratusan siswa itu berasal dari sekolah TK, SD hingga SMP. Saat ini, para siswa masih dalam perawatan di pukesmas maupun rumah sakit.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

Soekarno Cup diinisiasi Prananda Prabowo dengan visi membangun ruang kompetisi yang mampu mempertemukan talenta muda.

Sekolah Merdeka Tanpa Narkoba, Langkah Pelindo dan BNNP Jatim Mewujudkan Generasi Muda Bersinar

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini diproyeksikan bakal menjangkau total 200 siswa di berbagai sekolah kawasan Jawa Timur.

Wisata Gunung Bromo Kini Kembali Dibuka, Ini Aturan yang Harus Dipatuhi Wisatawan ‎

‎Pengunjung juga diminta bersama-sama menjaga kawasan agar kejadian kebakaran serupa tidak kembali terjadi.

Sukses Majukan Koperasi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita Sabet Penghargaan dari Menkop

Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kiprah Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto dalam mendorong kemajuan dan penguatan koperasi di Kota Majapahit.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Stabil Belum Berubah, Berikut Rincian Lengkapnya

Dengan demikian, harga emas Antam kembali menjauh dari level Rp3 juta per gram dan mengalami penurunan dibanding perdagangan sebelumnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada Peluang Bisnis Bagus, Siapkan Ide dan Rasakan Nikmatnya

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.