Selasa, 03 Nov 2026 05:49 WIB

Dr Tonic Tangkau Resmi Pimpin Peradi SAI Surabaya, Berikut Gebrakan yang Disiapkan

Pelantikan kepengurusan Peradi SAI Surabaya. (Foto: Moris/selalu.id).
Pelantikan kepengurusan Peradi SAI Surabaya. (Foto: Moris/selalu.id).

selalu.id - Dr Tonic Tangkau resmi dilantik sebagai Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Suara Advokat Indonesia (SAI) Kota Surabaya.

Nantinya, selama 5 tahun ke depan Tonic Tangkau akan didukung oleh 93 pengurus yang juga turut dilantik.

Baca Juga: Dahlan Iskan hingga Advokat Surabaya Dukung Hariyanto Maju Ketum DPN Peradi

"Sekitar 75% pengurus adalah anak muda. Ini bagian dari kaderisasi berkelanjutan. Generasi senior akan menjadi pembimbing di belakang layar, sementara generasi muda diharapkan menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan," kata Tonic usai pelantikan di Hotel Vasa Surabaya, Rabu (6/5/2026).

Sebagai nahkoda Peradi SAI yang baru, Tonic menyatakan siap untuk melanjutkan apa yang telah dikerjakan oleh kepengurusan sebelumnya.

Baginya, kepengurusan yang lalu telah membangun fondasi yang kokoh, sehingga ia tinggal melanjutkannya.

"Kami sangat menghargai kerja keras kepengurusan sebelumnya karena banyak hal baik sudah dilakukan. Kepengurusan saat ini pada dasarnya melanjutkan fondasi tersebut. Namun ada beberapa fokus baru, terutama pada konsolidasi internal dan pembenahan organisasi agar lebih solid, profesional, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat," jelasnya.

Tonic menilai, para advokat yang dinaungi oleh Peradi SAI masih perlu meningkatkan kapasitas diri mereka. Apalagi, profesi advokat menyandang predikat officium nobile adalah profesi yang terhormat.

"Itu bukan sekadar gelar, tetapi tanggung jawab besar. Kami ingin memastikan setiap advokat terus belajar, terus memperbaiki diri, dan berperilaku sesuai nilai-nilai profesi yang luhur," tuturnya.

Saat ini, katanya, ada stigma negatif yang bergaung di masyarakat: No money no justice.

Karena itu, selama periode kepemimpinannya ia akan bekerja keras untuk menghilangkan stigma tersebut.

“Ke depan, advokat harus hadir untuk semua pencari keadilan, bukan hanya bagi mereka yang mampu secara finansial. Integritas dan akses keadilan harus berjalan beriringan,” tegasnya.

Di Awal kepengurusannya ini, Tonic telah membuka komunikasi kerjasama dengan Pemerintah Kota Surabaya.

Misinya adalah memberikan pendampingan hukum bagi masyarakat di tingkat Kelurahan dan Kecamatan.

“Ini sangat positif dan kami siap mewujudkannya agar masyarakat mendapatkan akses hukum yang lebih dekat dan nyata," ujarnya.

Tonic berkomitmen akan membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat tidak mampu untuk mendapatkan pendampingan hukum. Maka, pro bono merupakan menjadi misi utama organisasi selama ia memimpin.

"Bahkan jika pendampingan dilakukan di kelurahan atau kecamatan, itu sepenuhnya tanpa biaya," tandasnya.

Sejumlah tokoh penting dari internal organisasi hadir, di antaranya Ketua Dewan Pembina Peradi SAI, Dr Juniver Girsang, Ketua Umum Dewan Perwakilan Nasional (DPN) Peradi SAI Harry Ponto, dan Dr A. Patra M. Zen selaku Sekretaris Jenderal.

Pejabat-pejabat dari lembaga-lembaga negara juga tampak hadir, yaitu Anggota Komisi 3 DPR RI, Irjen Pol (purn) Drs H. Machfud Arifin, Arteria Dahlan, dan Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur Sujatmiko.

Kemudian Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Tri Anggoro Mukti, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Darwis Burhansyah, Prof. Dr. Hadi Shubhan, Dekan Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya, serta jajaran Forkopimda.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Heboh! Seorang Perempuan Tuntut Pajak Pembalut ke Mahkamah Konstitusi

Pemohon menuntut kepastian hukum yang adil atas barang kebutuhan pokok yang memperoleh fasilitas PPN.

7 Anggota Polrestabes Surabaya Diperiksa Propam Polda Jatim, Ini Dugaan Pelanggarannya

Kombes Pol Iman Setiawan menyebut proses penanganan internal sejatinya sudah bergulir sejak beberapa waktu lalu melalui tahap pemanggilan dan klarifikasi.

Dear Bunda, Bayar Belanja Online Bentar Lagi Bisa Pakai WhatsApp Loh..

Meski demikian, pihak WhatsApp belum memberikan pengumuman resmi mengenai tanggal perilisan fitur-fitur baru ini untuk pengguna umum.

Usung Komedi Cinta Beda Alam dan Agama, Film 'Piye To Kih' Siap Kocok Perut Penggemar Bioskop

Mengusung genre komedi, drama, dan misteri, film ini membawa pesan mendalam tentang pentingnya memantaskan diri.

KPAI Sebut Perlindungan Anak jangan Hanya Reaktif, Dorong RUU Pengasuhan Masuk Prolegnas

KPAI menegaskan bahwa negara tidak boleh terus-menerus memakai pola "pemadam kebakaran" atau baru bergerak setelah ada tragedi.

Tok! Gerindra Kota Mojokerto Dinakhodai Ika Puspitasari, Fokus 3 Konsolidasi Pemilu 2029

SK diserahkan langsung oleh Ketua OKK DPD Partai Gerindra Jatim, Hidayat