Kamis, 03 Sep 2026 15:00 WIB

Sebelum Hearing di DPRD Surabaya, Warga Diminta Tanda Tangan Dukungan pada Proyek PT Wulandaya Cahaya Lestari

Aksi Bagi-bagi sembako kepada warga RT 01 RW 02,Kel Keputran, Kec Tegalsari, Surabaya (dok.istimewa) 
Aksi Bagi-bagi sembako kepada warga RT 01 RW 02,Kel Keputran, Kec Tegalsari, Surabaya (dok.istimewa) 

selalu.id - Jelang rapat pembahasan dampak proyek pembangunan gedung milik PT Wulandaya Cahaya Lestari yang akan digelar di Komisi C DPRD Surabaya hari ini, ternyata ada fakta yang baru terkuak.

Seminggu sebelumnya, yakni pada tanggal 27 April lalu, ada aksi bagi-bagi sembako untuk warga. 

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Menurut pengakuan warga Kel Keputran, Kec Tegalsari, yang membagikan sembako adalah ketua RT 01 RW 02. 

“Bilangnya dari Kelurahan. Padahal selama ini, sebelum ada protes terkait pembangunan kami tidak pernah dibagikan sembako. Jelas saya tolak. Setahu saya kalaupun ada itu untuk warga-warga yang kurang mampu,” ungkap salah satu warga bernama Fendi saat dihubungi selalu.id, Selasa (5/4/2026). 

Terpisah, Lurah Keputran Ummi Kalsum membantah adanya pembagian sembako atas nama Kelurahan. Apalagi jika hal tersebut dikaitkan dengan PT. Wulandaya Cahaya Lestari 

Baca Juga: Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

“Wah ini fitnah ini. Klo kelurahan kami tidak pernah ada hub dengan PT Wulandaya Cahaya Lestari,” katanya saat dikonfirmasi selalu.id

Sejalan dengan pembagian sembako pekan lalu itu, hari ini atau tepat beberapa jam sebelum rapat dengar pendapat (hearing) di Komisi C DPRD Surabaya, terjadi penggalangan tanda tangan yang berisi persetujuan warga terhadap pembangunan proyek  milik PT Wulandaya Cahaya Lestari.

Fendi mengaku, sebelum dimintai tanda tangan oleh salah satu keamanan proyek, ia melihat ada pria berseragam pemkot yang datang ke lokasi proyek. 

Baca Juga: Atasi Kebocoran PAD, DPRD Surabaya Gagas Retribusi Parkir Dihapus dan Digabung Pajak Kendaraan

“Setelah itu keamanan proyek datang ke saya minta tanda tangan. Pas tak lihat kok tulisannya pernyataan bahwa warga mendukung proyek pembangunan,” tuturnya. 

Fendi dan warga yang terdampak langsung dengan keberadaan proyek tersebut menolak untuk membubuhkan tanda tangan, karena aspirasi mereka masih belum terjawab.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat. 

Langkah Sigap PDS Bantu Warga Terdampak Gempa Flores di Tiga Wilayah NTT

Sekretaris Perusahaan PDS, Bayu Widyafrasta menegaskan bahwa aksi cepat ini merupakan komitmen dan kepedulian nyata perusahaan terhadap warga terdampak bencana.