Senin, 20 Jul 2026 07:31 WIB

Sebelum Hearing di DPRD Surabaya, Warga Diminta Tanda Tangan Dukungan pada Proyek PT Wulandaya Cahaya Lestari

Aksi Bagi-bagi sembako kepada warga RT 01 RW 02,Kel Keputran, Kec Tegalsari, Surabaya (dok.istimewa) 
Aksi Bagi-bagi sembako kepada warga RT 01 RW 02,Kel Keputran, Kec Tegalsari, Surabaya (dok.istimewa) 

selalu.id - Jelang rapat pembahasan dampak proyek pembangunan gedung milik PT Wulandaya Cahaya Lestari yang akan digelar di Komisi C DPRD Surabaya hari ini, ternyata ada fakta yang baru terkuak.

Seminggu sebelumnya, yakni pada tanggal 27 April lalu, ada aksi bagi-bagi sembako untuk warga. 

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

Menurut pengakuan warga Kel Keputran, Kec Tegalsari, yang membagikan sembako adalah ketua RT 01 RW 02. 

“Bilangnya dari Kelurahan. Padahal selama ini, sebelum ada protes terkait pembangunan kami tidak pernah dibagikan sembako. Jelas saya tolak. Setahu saya kalaupun ada itu untuk warga-warga yang kurang mampu,” ungkap salah satu warga bernama Fendi saat dihubungi selalu.id, Selasa (5/4/2026). 

Terpisah, Lurah Keputran Ummi Kalsum membantah adanya pembagian sembako atas nama Kelurahan. Apalagi jika hal tersebut dikaitkan dengan PT. Wulandaya Cahaya Lestari 

Baca Juga: Menanti Pembenahan Akses dan Lahan Parkir di Wisata Hutan Kota Pakal Surabaya

“Wah ini fitnah ini. Klo kelurahan kami tidak pernah ada hub dengan PT Wulandaya Cahaya Lestari,” katanya saat dikonfirmasi selalu.id

Sejalan dengan pembagian sembako pekan lalu itu, hari ini atau tepat beberapa jam sebelum rapat dengar pendapat (hearing) di Komisi C DPRD Surabaya, terjadi penggalangan tanda tangan yang berisi persetujuan warga terhadap pembangunan proyek  milik PT Wulandaya Cahaya Lestari.

Fendi mengaku, sebelum dimintai tanda tangan oleh salah satu keamanan proyek, ia melihat ada pria berseragam pemkot yang datang ke lokasi proyek. 

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Surabaya: Menjaga Urat Nadi UMKM, Bukan Sekadar Percantik Bangunan

“Setelah itu keamanan proyek datang ke saya minta tanda tangan. Pas tak lihat kok tulisannya pernyataan bahwa warga mendukung proyek pembangunan,” tuturnya. 

Fendi dan warga yang terdampak langsung dengan keberadaan proyek tersebut menolak untuk membubuhkan tanda tangan, karena aspirasi mereka masih belum terjawab.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.