Selasa, 21 Jul 2026 09:35 WIB

Muaythai Piala Wali Kota Surabaya 2026: Dari Jatim untuk Lahirkan Atlet Nasional Berprestasi

Kejuaraan Muaythai Piala Wali Kota Surabaya 2026. (Dok. Disbudporapar Kota Surabaya).
Kejuaraan Muaythai Piala Wali Kota Surabaya 2026. (Dok. Disbudporapar Kota Surabaya).

selalu.id - Kejuaraan Muaythai Piala Wali Kota Surabaya 2026 resmi ditutup dengan antusiasme tinggi sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733.

Ajang ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam mendorong pengembangan olahraga, khususnya cabang muaythai yang terus menunjukkan pertumbuhan signifikan.

Baca Juga: Liga Muaythai Jatim Seri II, Jaring Atlet Surabaya untuk Porprov 2027

Kepala Bidang Olahraga Disbudporapar Kota Surabaya, Indriatno Heryawan menyampaikan bahwa penyelenggaraan kejuaraan berjalan lancar dan kompetitif.

Ia menilai kualitas atlet, terutama dari Surabaya, mengalami peningkatan yang cukup pesat.

“Kejuaraan ini berlangsung sukses dan kompetitif. Atlet-atlet Surabaya menunjukkan performa yang membanggakan. Ini menjadi indikator positif dalam persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi mendatang,” katanya, Senin (27/4/2026).

Menurut Indri, kehadiran atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur turut meningkatkan kualitas pertandingan.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana uji tanding bagi atlet Surabaya.

“Dengan hadirnya atlet dari berbagai daerah, kualitas pertandingan menjadi lebih baik. Ini penting sebagai ajang sparing bagi atlet kami untuk mengukur kemampuan sekaligus memperbaiki kekurangan menjelang Porprov 2027,” jelasnya.

Baca Juga: Pesan Khusus Menpora Erick Thohir dalam Rakernas Muaythai Indonesia 2026

Indri menambahkan bahwa perkembangan muaythai di Surabaya tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga organisasi olahraga.

Program pembinaan yang konsisten dinilai menjadi faktor utama dalam mencetak atlet berprestasi.

“Antusiasme atlet dan masyarakat sangat tinggi. Meski muaythai tergolong cabang olahraga yang relatif baru, perkembangannya cukup pesat di Surabaya berkat pembinaan yang berkelanjutan,” paparnya.

Dalam kejuaraan tersebut, Kota Surabaya berhasil meraih gelar juara umum. Prestasi ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Surabaya sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras atlet dan pelatih.

Pemkot Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus mendukung atlet berprestasi melalui berbagai program pembinaan dan fasilitas penunjang.

Dukungan tersebut diharapkan mampu menjaga konsistensi prestasi atlet di masa mendatang.

“Kami akan terus memberikan dukungan, baik dalam bentuk pembinaan maupun akses beasiswa bagi atlet berprestasi. Harapannya, mereka dapat terus berkembang dan membawa nama Surabaya ke tingkat yang lebih tinggi,” tegas Indri.

Dengan berakhirnya kejuaraan ini, diharapkan semakin banyak atlet potensial yang lahir dan mampu mengharumkan nama Surabaya di tingkat provinsi hingga nasional.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.