Kamis, 13 Agu 2026 06:54 WIB

Permudah Akses Warga, TNI dan Pemkab Sidoarjo Rencanakan Pembangunan Jembatan di Sukodono

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Sabtu, 25 Apr 2026 16:53 WIB
Pemkab dengan TNI melakukan peninjauan lokasi pembanguan jembatan di Sukodono Sidoarjo.
Pemkab dengan TNI melakukan peninjauan lokasi pembanguan jembatan di Sukodono Sidoarjo.

selalu.id - Keterbatasan akses yang selama ini dirasakan warga Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono, mulai mendapat perhatian. Rencana pembangunan jembatan pun disiapkan melalui kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, sebagai langkah memperkuat konektivitas sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Peninjauan lokasi dilakukan pada Sabtu (25/4/2026) oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir bersama Bupati Sidoarjo Subandi, dan Dandim 0816 Letkol CZI Shobirin Setio Utomo. Kegiatan ini menjadi titik awal untuk memastikan kesiapan teknis sekaligus menyatukan komitmen lintas sektor. 

Baca Juga: Perketat Peredaran Miras, Pemkab Sidoarjo Libatkan Seluruh Camat dalam Operasi Gabungan

Sejumlah pejabat turut hadir dalam agenda tersebut, di antaranya Kasdim 0816 Mayor Inf Sumarsono, Kepala Dinas PUBMSDA M. Makhmud, Kepala Dinas Sosial Mharta Wara Kusuma, serta Kepala Desa Plumbungan.

Bupati Sidoarjo Subandi menilai pembangunan jembatan bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari strategi mendorong pertumbuhan wilayah. Infrastruktur dinilai berperan penting dalam memperlancar mobilitas sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.

“Sebagai Bupati, saya mendukung penuh atas inisiasi Danrem 084/BJ yang bertujuan untuk mendorong perekonomian masyarakat. Infrastruktur seperti jembatan ini sangat penting karena menjadi penghubung aktivitas warga sehari-hari,” ujarnya.

Di sisi lain, keterlibatan berbagai pihak menjadi kekuatan utama dalam rencana pembangunan ini. Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir menyebut proyek tersebut tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah, tetapi juga membuka ruang kontribusi dari sektor swasta melalui CSR serta partisipasi masyarakat.

Baca Juga: Sasar 400 UMKM di 9 Kecamatan, Anggaran Program Bedah Warung di Sidoarjo Naik jadi Rp10 Juta

“Kami ingin pembangunan ini menjadi contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah, TNI, sektor swasta, dan masyarakat. Dengan keterlibatan semua pihak, kami optimistis pembangunan jembatan ini dapat berjalan lancar dan tepat sasaran,” jelasnya.

Selain pembangunan, aspek keberlanjutan juga menjadi perhatian. Peran masyarakat dinilai krusial dalam menjaga fungsi infrastruktur agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Setelah jembatan ini selesai, kami berharap masyarakat dapat menjaga dan merawatnya dengan baik, sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Baca Juga: Perketat Pengawasan Miras, Pemkab Sidoarjo Tutup Tiga Tempat Penjualan di KNV

Dandim 0816 Letkol CZI Shobirin Setio Utomo menegaskan kesiapan jajarannya untuk mengawal proses pembangunan di lapangan. Dukungan tersebut mencerminkan peran TNI yang tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan, tetapi juga terlibat dalam pembangunan wilayah.

Keberadaan jembatan nantinya diproyeksikan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian, mempercepat arus barang dan jasa, serta meningkatkan mobilitas warga, terutama saat musim hujan yang selama ini menjadi kendala.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dua Motor Tabrakan di Kebontunggul Mojokerto, 3 Orang Tewas dan Satu Kritis

Saat ini, kecelakaan maut tersebut tengah didalami kepolisian setempat untuk mengungkap penyebabnya. Sementara semua korban sudah ditangani di rumah sakit.

Manjakan Tamu di HUT RI ke-81, ASTON Inn Jemursari Surabaya Siapkan Promo Menginap hingga Upgrade Kamar Gratis

Hotel berkonsep modern ini menghadirkan promo khusus bertajuk "Merdeka Deals" yang berlaku sepanjang bulan Agustus 2026.

LPSK Sosialisasi UU Nomor 3 Tahun 2026 di Surabaya, Tekankan Percepatan Restitusi Korban Sejak Penyidikan

LPSK mengatakan bahwa sosialisasi digelar karena masih banyak saksi dan korban yang belum mengetahui hak dasar serta bentuk pemulihan yang dijamin oleh negara.

Bantah Rugikan Negara Rp83,2 Miliar, Tiga Mantan Pejabat Pelindo 3 Tegaskan Tak Terima Suap

Atas dasar itu, tim penasihat hukum meminta majelis hakim Tipikor Surabaya membebaskan ketiga terdakwa dari seluruh tuduhan, memulihkan nama baik.

Wali Kota Eri Minta Figur Cak dan Ning Surabaya jaga Attitude dan Akhlak Buntut Kasus Dugaan Aborsi

Kata Eri, Cak dan Ning merupakan bagian dari figur yang membawa nama Kota Surabaya. Karena itu, perilaku pribadi menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan.

Derita Korban Kejahatan Jalanan: Tak Tercover BPJS, Orang Tua Kelimpungan

LPSK mengakui keterbatasan anggaran yang dimiliki. Untuk mengatasi tagihan medis yang fantastis, menerapkan skema kolaborasi atau cost sharing bersama Pemda.