Gebrakan Pemkab Jember dalam Tekan Kemiskinan, Gandeng PTPN hingga Perhutani
- Penulis : Ahmad Nurul Wijaya
- | Selasa, 14 Apr 2026 14:50 WIB
selalu.id - Upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jember terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.
Hal ini ditegaskan oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait dalam sebuah forum strategis yang digelar di Gedung Soedjarwo, Universitas Jember, Senin (13/4/2026).
Baca Juga: Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pemangku kepentingan turut hadir, di antaranya Koordinator Manajer Kebun Wilayah Jember PTPN 1 Regional 5, Benny Hendricrianto, Kepala Perum Perhutani Jawa Timur, Wawan Tri Wibowo, Kepala Kantor Pertanahan/BPN Jember, Ghilman Afifuddin, Anggota DPRD Kabupaten Jember, Ardi Pujo Prabowo, serta Guru Besar FEB Universitas Jember, Ahmad Zainuri.
Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan terkait pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, PTPN, dan Perhutani dalam memanfaatkan potensi lahan yang ada.
Ia menyebut bahwa terdapat sekitar 36 hingga 38 ribu hektare lahan hutan sosial yang berpotensi dikelola oleh masyarakat miskin ekstrem berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Baca Juga: Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan
Selain itu, sekitar 90 ribu kepala keluarga di Jember masih berada dalam kategori desil 1 atau kelompok kemiskinan paling rendah.
"Oleh karena itu, pemanfaatan lahan tidur milik PTPN menjadi salah satu strategi yang didorong untuk membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah sekitar hutan dan perkebunan," jelas Fawait.
Meski angka kemiskinan di Jember tercatat mengalami penurunan yang cukup cepat dibandingkan daerah lain di Jawa Timur, pemerintah daerah menegaskan bahwa penanganan kemiskinan ekstrem tetap menjadi prioritas utama.
Baca Juga: Dari Beasiswa Rp59 Miliar hingga Sekolah Rakyat, Langkah Pemkab Jember Dongkrak Kualitas Pendidikan
Pemkab Jember juga berkomitmen memperkuat untuk koordinasi dengan Kementerian Kehutanan serta Perhutani agar program intervensi yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
"Kolaborasi strategis ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jember," kata Fawait. (ADV).
Editor : Zein Muhammad