Selasa, 21 Jul 2026 14:31 WIB

Dosen Unair Paparkan Kenaikan Harga Minyak Terpengaruh Konflik Rusia-Ukraina

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 13 Mar 2022 12:22 WIB
Dosen Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, I Gede Wahyu Wicaksana
Dosen Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, I Gede Wahyu Wicaksana

selalu.id - Konflik Rusia-Ukraina bedampak pada melambungnya harga minyak dunia. Diketahui Rusia adalah salah tau pemasok minyak terbesar.

Pakar Universitas Airlangga (UNAIR) yang juga Dosen Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, I Gede Wahyu Wicaksana, menyebut kenaikan harga minyak di Rusia sebagai efek psikologis perang.

Baca Juga: Menginspirasi Birokrasi: Sekel Surabaya Raih Gelar Doktor Lewat Riset Kelincahan Pegawai

"Invasi yang mereka lakukan terhadap Ukraina, membuat masyarakat dunia memberi sanksi," kata dia, Sabtu (12/3/2022).

Wahyu mengatakan bahwa moyaritas negara konsumen menyita sementara produk minyak Rusia. Hal itu menyebabkan harga minyak melambung naik. Tak hanya itu berbagai persoalan ekonomi timbul bagi masyarakat sipil Rusia.

"Kalau dari sisi militer memang Rusia telah menyiapkan segalanya. Namun, sanksi ekonomi dari sejumlah negara dan perusahaan multinasional benar-benar berdampak bagi mereka," ujarnya.

Menurutnya, apabila menakar kekuatan Rusia dalam persoalan itu, publik dapat mengamatinya dalam beberapa minggu ke depan. Meskipun tidak banyak, Rusia tetap memiliki beberapa negara pendukung.

"Kita akan lihat, seberapa kuat dukungan itu berfungsi untuk mempertahankan perekonomian Rusia pasca mendapat sanksi berbagai pihak," ucapnya.

Lebih lanjut Wahyu menyampaikan, dampaknya ekonomi sejumlah negara Goyah akibat kenaikan harga minyak di Rusia.

Baca Juga: DPRD Jatim Jajaki Kerja Sama dengan DPRD St. Petersburg Rusia

Padahal, minyak termasuk dalam kebutuhan vital berbagai sektor. Jika banyak sektor yang terganggu, Wahyu menyebut secara otomatis perekonomian juga akan goyah.

"Karena minyak berpengaruh bagi penggunaan moda transportasi, industri kimia, farmasi, dan lain sebagainya. Perannya sangat penting bagi banyak aspek kehidupan," ujarnya.

Guna mengatasi dampak kenaikan harga minyak yang semakin buruk, Wahyu, menyebut perlu adanya peran dari Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC).

Organisasi negara-negara pengekspor minyak bumi tersebut harus mengambil sikap terkait kenaikan harga minyak itu.

Baca Juga: Tiga Jurusan Paling Diminati di UNAIR pada UTBK 2026

"Bergantung pada mereka (OPEC), apakah akan menaikkan harga minyak atau justru menaikkan jumlah produksinya," katanya.

Selain itu, OPEC berperan penting terhadap negara-negara importir minyak. Menurut Wahyu, kedekatan suatu negara dengan OPEC akan mempengaruhi harga minyak di sana.

"Karena OPEC yang akan menentukan harga minyak. Jadi negara-negara importir bisa berdiplomasi energi. Meskipun tidak seutuhnya, namun OPEC tetap punya andil untuk memberi solusi atau alternatif bagi negara-negara terdampak," kata Wahyu. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.