Senin, 20 Jul 2026 08:28 WIB

TPS Dorong Penguatan Kesiapan dan Keandalan Operasional Terminal Lewat BCMW Drill

Pelaksanaan drill dengan melibatkan seluruh fungsi terkait secara terintegrasi, meliputi operasional lapangan, teknologi informasi, serta unit koordinasi internal. (Dok. PT TPS for selalu.id).
Pelaksanaan drill dengan melibatkan seluruh fungsi terkait secara terintegrasi, meliputi operasional lapangan, teknologi informasi, serta unit koordinasi internal. (Dok. PT TPS for selalu.id).

selalu.id - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) melaksanakan Business Continuity Management System (BCMS) Drill di Terminal Petikemas Surabaya, Kamis (2/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan kesiapan, keandalan, serta keberlangsungan operasional terminal dalam menghadapi potensi gangguan, khususnya yang berkaitan dengan Sistem Operasi Terminal (SOT).

Baca Juga: Dukung Aktivitas Ekonomi Masyarakat, TPK Perawang Serahkan Bantuan Tenda Lipat untuk UMKM

Pelaksanaan drill BCMS dilakukan melalui simulasi gangguan Sistem Operasi Terminal pada layanan receiving dan discharge.

Melalui simulasi tersebut, TPS menguji efektivitas tata kelola penanganan kondisi disruptif, mulai dari proses penilaian dampak, mekanisme pengambilan keputusan manajerial, aktivasi Business Continuity Plan (BCP), hingga penerapan prosedur operasional manual sesuai standar yang berlaku.

Dalam pelaksanaannya, drill ini melibatkan seluruh fungsi terkait secara terintegrasi, meliputi operasional lapangan, teknologi informasi, serta unit koordinasi internal.

Layanan penerimaan dan pembongkaran petikemas disimulasikan tetap berjalan dengan mengacu pada prosedur operasional manual, pemanfaatan data cadangan, pengaturan area penumpukan alternatif, serta pencatatan transaksi secara manual yang selanjutnya dipulihkan kembali ke dalam sistem setelah kondisi dinyatakan normal.

Senior Vice President (SVP) Operasi Terminal TPS, Didik Kurniawan menyampaikan bahwa pelaksanaan drill BCMS merupakan bagian dari penguatan manajemen risiko dan penerapan prinsip keberlanjutan bisnis di lingkungan TPS.

Baca Juga: Pelindo Terminal Petikemas Raih Dua Penghargaan dalam Ajang Green and Smart Port 2026

“Pelaksanaan drill BCMS ini bertujuan untuk memastikan seluruh insan TPS memiliki pemahaman yang selaras terhadap peran dan tanggung jawabnya dalam menghadapi potensi gangguan operasional. Dengan kesiapan tersebut, operasional terminal diharapkan dapat tetap berjalan secara aman, tertib dan terkendali, meskipun dihadapkan pada kondisi tidak normal,” terang Didik dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026).

Didik menjelaskan bahwa implementasi BCMS tidak hanya berfokus pada aspek pemulihan sistem, namun juga pada kesinambungan proses bisnis serta efektivitas koordinasi lintas fungsi dan pemangku kepentingan.

Dalam skenario drill ini, TPS turut mensimulasikan mekanisme koordinasi dengan pihak eksternal, antara lain Otoritas Pelabuhan, Bea dan Cukai, serta pengguna jasa dan perusahaan pelayaran.

Baca Juga: Perkuat Budaya K3, Pelindo Terminal Petikemas Gelar Ngobras  

“Kesiapan prosedur operasional manual, proses pemulihan data, serta koordinasi yang solid menjadi faktor kunci dalam memitigasi dampak gangguan. Melalui kegiatan ini, TPS juga melakukan evaluasi dan penyempurnaan berkelanjutan terhadap sistem dan prosedur yang dimiliki,” jelasnya.

Setelah seluruh rangkaian simulasi selesai dilaksanakan, TPS melakukan evaluasi menyeluruh guna memastikan pencapaian Recovery Time Objective (RTO), serta kesesuaian implementasi BCMS dengan kebijakan dan standar keberlanjutan bisnis perusahaan.

Melalui pelaksanaan drill BCMS secara berkala, TPS menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan operasional terminal serta mendukung kelancaran arus logistik nasional secara berkelanjutan, sejalan dengan transformasi dan standar layanan yang diterapkan di lingkungan Pelindo Group.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.