Rabu, 22 Jul 2026 13:50 WIB

Ratusan Pekerja PT Pakerin Geruduk Kantor BPJS Kesehatan di Mojokerto Minta Kartu Diaktifkan

Ratusan pekerja PT Pakerin demo di depan Kantor BPJS Kesehatan Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).
Ratusan pekerja PT Pakerin demo di depan Kantor BPJS Kesehatan Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Ratusan pekerja PT Pabrik Kertas Indonesia (Pakerin) yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di PT Pakerin menggelar demo di depan Kantor BPJS Kesehatan Jalan Empunala, Kota Mojokerto, Selasa (7/8/2026).

Pekerja PT Pakerin ini datang dengan membawa mobil komando. Kedatangan mereka menuntut pengaktifkan kembali kartu BPJS Kesehatan agar mereka bisa kembali berobat secara gratis.

Baca Juga: Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Padahal pihak perusahaan sudah membayar tagihan bpjs pada bulan maret lalu. Namun hingga kini status kepesertaan belum diaktifkan dengan alasan pembayaran dari perusahaan terlambat.

"Kawan-kawan BPJS nya tidak dapat digunakan untuk berobat dan harus bayar sendiri dan ini kendalanya di kawan-kawan karena pasca penonaktifan ini banyak karyawan Pakerin termasuk anggota FSPMI yang lagi berobat, rawat inap dan juga lagi menjalani operasi," kata Ketua FSPMI Mojokerto, Eka Herawati.

Baca Juga: Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Perwakilan buruh diterima pihak BPJS untuk melakukan dialog seusai orasi. Dari hasil pertemuan tersebut, BPJS memastikan akan membantu proses pengaktifan kembali setelah pembayaran iuran bulan Maret dan April 2026 dipenuhi sesuai ketentuan.

Sementara, Kepala BPJS Mojokerto, Titus Sri Hardiyanto, menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan BPJS pusat untuk membuka akses pembayaran dan memproses pengaktifan kartu kepesertaan bagi karyawan PT Pakerin.

Baca Juga: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ia menerangkan, kantor cabang BPJS hanya berperan dalam fasilitasi karena tidak memiliki kewenangan dalam sistem penagihan (billing).

"Tugas kami di kantor cabang adalah untuk meneruskan permohonan dari manajemen PT Pakerin tersebut berikut dengan beberapa persyaratan yang harus kami lengkapi," jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.