Jumat, 04 Sep 2026 12:51 WIB

Momen Halal Bihalal, Pelaku MBG Jember Buat Asosiasi Paramitra

Owner MBG dapur Bintoro 1 Jember saat gelar halal bihalal di hotel Fortun Grande Jember ( foto: Nurul selalu id)
Owner MBG dapur Bintoro 1 Jember saat gelar halal bihalal di hotel Fortun Grande Jember ( foto: Nurul selalu id)

selalu.id - Momentum Halal Bihalal yang digelar oleh Kantor Wilayah MBG Jawa Timur II dimanfaatkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jember.

Salah satu hasil dari kegiatan ini adalah munculnya gagasan pembentukan asosiasi Paramitra, Jumat (3/4/2026)

Baca Juga: Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Kegiatan yang berlangsung pasca Idulfitri ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar pelaku program, tetapi juga ruang diskusi untuk merumuskan wadah bersama yang berfungsi sebagai sarana edukasi, pendampingan, dan advokasi.

Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan Kanwil MBG Jawa Timur II, pengelola Satuan Pelayanan Gizi (SPG), komunitas Paramitra, serta pelaku usaha dapur MBG di wilayah Jember.

Keterlibatan konsultan halal dan praktisi hukum juga menjadi bagian penting dalam memperkuat aspek kepatuhan terhadap regulasi.

Rencana pembentukan asosiasi Paramitra dinilai sebagai langkah untuk menyamakan pemahaman seluruh pelaku MBG terhadap standar operasional yang telah ditetapkan pemerintah, termasuk merujuk pada Keputusan Presiden Nomor 83 Tahun 2024.

Baca Juga: Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Dalam sambutannya Ahmad Sudiono selaku owner MBG Dapur Bintoro 1 menyampaikan bahwa pelaksanaan program MBG masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari standar kebersihan dapur, proses sertifikasi halal, hingga pengelolaan limbah. Oleh karena itu, kehadiran asosiasi ini diharapkan mampu memberikan solusi melalui pendampingan yang terstruktur.

Melalui wadah tersebut, pelaku MBG nantinya akan mendapatkan pelatihan teknis terkait pengolahan makanan yang higienis, peningkatan kompetensi tenaga dapur, serta penguatan manajemen distribusi," ungkapnya.

Selain itu, asosiasi juga akan membantu proses sertifikasi halal serta menjadi sarana advokasi dalam menyelesaikan persoalan di lapangan, termasuk terkait pengelolaan IPAL," tambahnya.

Baca Juga: Pemkab Jember Fokuskan APBD 2026 untuk Kesehatan hingga Pendidikan 

Lebih lanjut ia juga mengatakan bahwa asosiasi Paramitra diharapkan dapat berperan sebagai penghubung antara pelaku program dengan pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat. Dengan demikian, kebijakan yang diambil dapat lebih responsif terhadap kebutuhan di lapangan," jelasnya.

Dengan adanya inisiatif ini, pelaksanaan program MBG di Kabupaten Jember diharapkan semakin terarah, profesional, dan mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat luas," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.