Selasa, 20 Okt 2026 10:01 WIB

Momen Halal Bihalal, Pelaku MBG Jember Buat Asosiasi Paramitra

Owner MBG dapur Bintoro 1 Jember saat gelar halal bihalal di hotel Fortun Grande Jember ( foto: Nurul selalu id)
Owner MBG dapur Bintoro 1 Jember saat gelar halal bihalal di hotel Fortun Grande Jember ( foto: Nurul selalu id)

selalu.id - Momentum Halal Bihalal yang digelar oleh Kantor Wilayah MBG Jawa Timur II dimanfaatkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jember.

Salah satu hasil dari kegiatan ini adalah munculnya gagasan pembentukan asosiasi Paramitra, Jumat (3/4/2026)

Baca Juga: Cerita Warga Jember Rasakan Manfaat Mobil Cinta, Pulang Berobat Tak Lagi Pikir Biaya

Kegiatan yang berlangsung pasca Idulfitri ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar pelaku program, tetapi juga ruang diskusi untuk merumuskan wadah bersama yang berfungsi sebagai sarana edukasi, pendampingan, dan advokasi.

Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan Kanwil MBG Jawa Timur II, pengelola Satuan Pelayanan Gizi (SPG), komunitas Paramitra, serta pelaku usaha dapur MBG di wilayah Jember.

Keterlibatan konsultan halal dan praktisi hukum juga menjadi bagian penting dalam memperkuat aspek kepatuhan terhadap regulasi.

Rencana pembentukan asosiasi Paramitra dinilai sebagai langkah untuk menyamakan pemahaman seluruh pelaku MBG terhadap standar operasional yang telah ditetapkan pemerintah, termasuk merujuk pada Keputusan Presiden Nomor 83 Tahun 2024.

Baca Juga: RSD Soebandi Jember Gelar Skrining Gratis, Target 10 Ribu Peserta Jember Cinta Kesehatan

Dalam sambutannya Ahmad Sudiono selaku owner MBG Dapur Bintoro 1 menyampaikan bahwa pelaksanaan program MBG masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari standar kebersihan dapur, proses sertifikasi halal, hingga pengelolaan limbah. Oleh karena itu, kehadiran asosiasi ini diharapkan mampu memberikan solusi melalui pendampingan yang terstruktur.

Melalui wadah tersebut, pelaku MBG nantinya akan mendapatkan pelatihan teknis terkait pengolahan makanan yang higienis, peningkatan kompetensi tenaga dapur, serta penguatan manajemen distribusi," ungkapnya.

Selain itu, asosiasi juga akan membantu proses sertifikasi halal serta menjadi sarana advokasi dalam menyelesaikan persoalan di lapangan, termasuk terkait pengelolaan IPAL," tambahnya.

Baca Juga: Tinjau Pustu Klatakan, Gus Fawait Targetkan Puskesmas Jember Berstandar ISO 2000

Lebih lanjut ia juga mengatakan bahwa asosiasi Paramitra diharapkan dapat berperan sebagai penghubung antara pelaku program dengan pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat. Dengan demikian, kebijakan yang diambil dapat lebih responsif terhadap kebutuhan di lapangan," jelasnya.

Dengan adanya inisiatif ini, pelaksanaan program MBG di Kabupaten Jember diharapkan semakin terarah, profesional, dan mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat luas," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.