Selasa, 21 Jul 2026 16:25 WIB

Polres Tulungagung Musnahkan 346 Petasan hingga Bahan Peledak 22,15 Kg pada Lebaran 2026

Polres Tulungagung saat memusnahkan petasan hingga bahan peledak hasil cipta kondisi selama Ramadan dan Lebaran. (Dok. Polres Tulungagung).
Polres Tulungagung saat memusnahkan petasan hingga bahan peledak hasil cipta kondisi selama Ramadan dan Lebaran. (Dok. Polres Tulungagung).

selalu.id - Polres Tulungagung memusnahkan barang bukti petasan dan bahan peledak hasil ungkap kasus selama kegiatan cipta kondisi selama Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026.

Total barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 346 petasan berbagai ukuran, serta bahan petasan (bubuk) dengan total berat 22,15 kilogram dari berbagai jenis.

Baca Juga: Usai di-OTT KPK, Begini Kehadiran Bupati Gatut Sunu Wibowo di Gedung Merah Putih

Pemusnahan dilakukan oleh Tim Jibom Gegana Brimob Polda Jawa Timur dengan aman dan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Kabag Ops Polres Tulungagung, Kompol Maga menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.

“Ada sekitar 22,15 kilogram bahan peledak dan 346 petasan hasil penindakan selama kurang lebih 30 hari di bulan suci Ramadan bersama jajaran Polsek, kami lakukan pemusnahan," sebutnya, Rabu (25/3/26).

Maga mengatakan dari hasil pengungkapan tersebut, sebagian besar kasus berasal dari wilayah hukum polsek jajaran, dengan temuan petasan berukuran besar serta bahan peledak yang masih dalam tahap pembuatan.

Baca Juga: KPK Benarkan OTT di Tulungagung Amankan 16 Orang Termasuk Bupati

“Mayoritas pelaku adalah anak-anak usia 10 hingga 15 tahun. Untuk itu kami lakukan pembinaan dan mengembalikan kepada orang tua, serta mengajak peran aktif keluarga dalam pengawasan,” jelasnya.

Diketahui bahwa para pelaku mendapatkan pengetahuan pembuatan petasan dari internet serta membeli bahan secara online melalui berbagai platform.

"Untuk pelaku dewasa tetap dilakukan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Baca Juga: Breaking News, KPK OTT Bupati Tulungagung

Maga menegaskan bahwa langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi korban jiwa maupun kerugian materiil akibat petasan.

“Alhamdulillah, sejauh ini di wilayah Tulungagung tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian akibat petasan. Ini merupakan hasil dari langkah preventif dan patroli yang kami lakukan,” tandasnya.

Dengan kegiatan pemusnahan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan bahaya petasan serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya selama perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.