Selasa, 03 Nov 2026 04:43 WIB

Update Harga BBM Pertamina Terbaru di Seluruh Provinsi, Dari Aceh hingga Papua

SPBU di Jember. (Dok. Selalu.id).
SPBU di Jember. (Dok. Selalu.id).

selalu.id - Mudik Lebaran 2026 sudah tiba. Apakah harga bahan bakar minyak (BBM) naik?

Diketahui, harga BBM Pertamina terbaru masih mengacu penyesuaian banderol yang berlaku per 1 Maret 2026.

Baca Juga: Antisipasi Harga BBM Naik, DPRD Sebut Pemkot Surabaya Harus Hitung Ulang Anggaran BTT

Perubahan harga BBM ini hanya menyasar jenis nonsubsidi. Sehingga, harga BBM jenis subsidi masih tetap.

Namun, penyesuaian harga BBM Pertamina di setiap daerah tidak selalu sama. Sehingga satu daerah dengan lainnya dapat berbeda.

Untuk itu, masyarakat yang menggunakan Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, hingga Pertamina Dex dapat mengecek daftar harga BBM Pertamina terbaru Maret 2026 sesuai wilayah masing-masing.

Harga BBM Pertamina nonsubsidi per Maret 2026 mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan harga yang berlaku per 1 Februari 2026.

Contohnya di Jawa Timur, harga Pertamax per 1 Maret 2026 naik Rp500 menjadi Rp12.300 per liter dari sebelumnya per 1 Februari 2026 senilai Rp11.800 per liter.

Kemudian harga Dexlite per 1 Maret 2026 naik Rp 950 menjadi Rp14.200 per liter dari sebelumnya senilai Rp13.250 per liter.

Dikutip dari laman Pertamina, berikut harga BBM Pertamina di Jawa Timur Maret 2026:

Pertamax: Rp 12.300 (sebelumnya Rp 11.800) Pertamax Turbo: Rp 13.100 (sebelumnya Rp 12.700) Pertamax Green 95: Rp 12.900 (sebelumnya Rp 12.450) Dexlite: Rp 14.200 (sebelumnya Rp 13.250) Pertamina Dex: Rp 14.500 (sebelumnya Rp 13.500) Pertalite: Rp 10.000 Biosolar/solar subsidi: Rp 6.800.

Berikut Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Maret 2026 di Setiap Provinsi dilansir dari laman Pertamina:

1. Aceh dan Sumatera Utara Pertamax: Rp 12.600 Pertamax Turbo: Rp 13.350 Dexlite: Rp 14.500 Pertamina Dex: Rp 14.800 Pertalite: Rp 10.000 Biosolar/solar subsidi: Rp 6.800

2. Sumatera Barat Pertamax: Rp 12.900 Pertamax Turbo: Rp 13.650 Dexlite: Rp 14.800 Pertamina Dex: Rp 15.100 Pertalite: Rp 10.000 Biosolar/solar subsidi: Rp 6.800

3. Riau dan Kepulauan Riau Pertamax: Rp 12.900 Pertamax Turbo: Rp 13.650 Dexlite: Rp 14.800 Pertamina Dex: Rp 15.100 Pertalite: Rp 10.000 Biosolar/solar subsidi: Rp 6.800 Baca juga: Malaysia Rogoh Rp 8 Triliun per Bulan demi Pertahankan Harga BBM

Baca Juga: Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

4. Free Trade Zone (FTZ) Sabang Pertamax Rp 11.550 Dexlite Rp 13.250 Pertalite: Rp 10.000 Biosolar/solar subsidi: Rp 6.800

5. Free Trade Zone (FTZ) Batam Pertamax Rp 11.750 Pertamax Turbo Rp 12.400 Dexlite Rp 13.450 Pertamina Dex Rp 13.800 Pertalite: Rp 10.000 Biosolar/solar subsidi: Rp 6.800

6. Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung. Pertamax: Rp 12.600 Pertamax Turbo: Rp 13.350 Dexlite: Rp 14.500 Pertamina Dex: Rp 14.800 Pertalite: Rp 10.000 Biosolar/solar subsidi: Rp 6.800

7. DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali Pertamax: Rp 12.300 Pertamax Turbo: Rp 13.100 Pertamax Green 95: Rp 12.900 (kecuali Bali) Dexlite: Rp 14.200 Pertamina Dex: Rp 14.500 Pertalite: Rp 10.000 Biosolar/solar subsidi: Rp 6.800

8. NTB Pertamax: Rp 12.300 Pertamax Turbo: Rp 13.100 Dexlite: Rp 14.200 Pertamina Dex: Rp 14.500 Pertalite: Rp 10.000 Biosolar/solar subsidi: Rp 6.800

9. NTT Pertamax: Rp 12.600 Pertamax Turbo: Rp 13.350 Dexlite: Rp 14.500 Pertamina Dex: Rp 14.800 Pertalite: Rp 10.000 Biosolar/solar subsidi: Rp 6.800

10. Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur Pertamax: Rp 12.600 Pertamax Turbo: Rp 13.350 Dexlite: Rp 14.500 Pertamina Dex: Rp 14.800 Pertalite: Rp 10.000 Biosolar/solar subsidi: Rp 6.800

Baca Juga: Stok BBM Jelang Akhir Tahun 2026 Bikin Cemas

11. Kalimantan Utara Pertamax: Rp 12.900 Pertamax Turbo: Rp 13.650 Dexlite: Rp 14.800 Pertamina Dex: Rp 15.100 Pertalite: Rp 10.000 Biosolar/solar subsidi: Rp 6.800

12. Kalimantan Selatan Pertamax: Rp 12.900 Pertamax Turbo: Rp 13.650 Dexlite: Rp 14.800 Pertamina Dex: Rp 15.100 Pertalite: Rp 10.000 Biosolar/solar subsidi: Rp 6.800

13. Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat Pertamax: Rp 12.600 Pertamax Turbo: Rp 13.350 Dexlite: Rp 14.500 Pertamina Dex: Rp 14.800 Pertalite: Rp 10.000 Biosolar/solar subsidi: Rp 6.800

14. Maluku dan Maluku Utara Pertamax: Rp 12.600 Dexlite: Rp 14.500 Pertalite: Rp 10.000 Biosolar/solar subsidi: Rp 6.800

15. Papua Pertamax: Rp 12.600 Pertamax Turbo: Rp 13.350 Dexlite: Rp 14.500 Pertalite: Rp 10.000 Biosolar/solar subsidi: Rp 6.800

16. Papua Barat dan Papua Barat Daya Pertamax: Rp 12.600 Dexlite: Rp 14.500 Pertamina Dex: Rp 14.800 Pertalite: Rp 10.000 Biosolar/solar subsidi: Rp 6.800

17. Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan Pertamax: Rp 12.600 Dexlite: Rp 14.500 Pertalite: Rp 10.000 Biosolar/solar subsidi: Rp 6.800.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Heboh! Seorang Perempuan Tuntut Pajak Pembalut ke Mahkamah Konstitusi

Pemohon menuntut kepastian hukum yang adil atas barang kebutuhan pokok yang memperoleh fasilitas PPN.

7 Anggota Polrestabes Surabaya Diperiksa Propam Polda Jatim, Ini Dugaan Pelanggarannya

Kombes Pol Iman Setiawan menyebut proses penanganan internal sejatinya sudah bergulir sejak beberapa waktu lalu melalui tahap pemanggilan dan klarifikasi.

Dear Bunda, Bayar Belanja Online Bentar Lagi Bisa Pakai WhatsApp Loh..

Meski demikian, pihak WhatsApp belum memberikan pengumuman resmi mengenai tanggal perilisan fitur-fitur baru ini untuk pengguna umum.

Usung Komedi Cinta Beda Alam dan Agama, Film 'Piye To Kih' Siap Kocok Perut Penggemar Bioskop

Mengusung genre komedi, drama, dan misteri, film ini membawa pesan mendalam tentang pentingnya memantaskan diri.

KPAI Sebut Perlindungan Anak jangan Hanya Reaktif, Dorong RUU Pengasuhan Masuk Prolegnas

KPAI menegaskan bahwa negara tidak boleh terus-menerus memakai pola "pemadam kebakaran" atau baru bergerak setelah ada tragedi.

Tok! Gerindra Kota Mojokerto Dinakhodai Ika Puspitasari, Fokus 3 Konsolidasi Pemilu 2029

SK diserahkan langsung oleh Ketua OKK DPD Partai Gerindra Jatim, Hidayat