Selasa, 04 Agu 2026 23:17 WIB

Pemkot Surabaya Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan saat Libur Lebaran 2026

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 17 Mar 2026 10:12 WIB

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan pelayanan publik tetap berjalan selama masa libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijiriah/2026.

Sejumlah layanan penting, mulai dari kesehatan hingga penanganan kedaruratan, tetap disiagakan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Baca Juga: Uji Coba Perlinsos Digital Surabaya Tembus 99,94 Persen, Puluhan Ribu Bansos Salah Sasaran juga Sukses Ditekan

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, M Fikser mengatakan berbagai perangkat daerah telah menyiapkan pengaturan tugas piket selama libur Lebaran.

Pengaturan ini dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan di tengah masa libur Hari Raya Idulfitri.

Menurutnya, fasilitas layanan kesehatan seperti rumah sakit tetap beroperasi selama libur Lebaran.

Selain itu, sejumlah puskesmas juga menyiagakan petugas untuk memastikan layanan kesehatan bagi masyarakat tetap tersedia.

“Pelayanan publik seperti rumah sakit tetap dibuka. Beberapa puskesmas juga menyiagakan petugas, sehingga masyarakat tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan selama libur Lebaran,” jelas Fikser, Selasa (17/3/2026).

Ia mengatakan, pengaturan piket dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kota hingga perangkat wilayah.

Baca Juga: Tergerus Pasar Digital, Pedagang Kampung Bendera Darmokali Surabaya Menangis Omzet Anjlok

Para pejabat struktural dijadwalkan secara bergantian untuk bertugas sebagai penanggung jawab selama masa libur.

Di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD), pengaturan piket ditetapkan oleh kepala dinas, kepala badan, kepala satuan, hingga camat dan lurah untuk memastikan pelayanan tetap berjalan.

“Semua kantor pemerintah sudah diatur sistem piketnya. Masing-masing kepala perangkat daerah menyiapkan petugas yang bertugas selama libur Lebaran,” papar Fikser.

Pemkot Surabaya juga memastikan kesiapsiagaan layanan kedaruratan tetap terjaga.

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Keputran Surabaya Kini Sudah 60 Persen, Pemotongan Unggas Dipindah ke RPU

Petugas pemadam kebakaran tetap bersiaga, begitu pula dengan personel Satpol PP dan petugas dari dinas lainnya yang bekerja melalui pengaturan sistem shift.

Fikser menambahkan, untuk kendaraan dinas sebagian memang ditarik selama masa libur.

Namun kendaraan operasional tetap disiagakan untuk mendukung pelayanan masyarakat dan penanganan kedaruratan di lapangan.

“Dengan pengaturan tersebut, Pemkot Surabaya berharap masyarakat tetap dapat mengakses layanan penting selama masa libur Lebaran, sekaligus memastikan keamanan dan kenyamanan kota tetap terjaga,” katanya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Penyelundupan Narkotika Rp3 Miliar Jaringan Internasional di Bandara Juanda Digagalkan

Kini seluruh barang bukti beserta tersangka diserahkan ke Polresta Sidoarjo guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut. Tersangka terancam hukuman mati.

Soekarno Cup 2026 Bergulir di Jatim: Diikuti 16 Tim se-Indonesia, Final Digelar di GBT

Mengusung semangat persatuan dari ujung timur hingga ujung barat Indonesia, turnamen ini siap menyatukan talenta-talenta muda dari Papua hingga Sumatera Utara.

Diduga Palsukan Surat BPJS dan Tunggak Gaji Rp3,6 Miliar, PT Kelola Mina Laut Dipolisikan

Surat rekayasa itu disinyalir digunakan untuk membobol atau mencairkan hak BPJS Ketenagakerjaan para buruh yang seharusnya belum jatuh tempo.

Pria di Gangsir Pasuruan Tewas usai Ditangkap Polisi, Keluarga Tuntut Keadilan

Keluarga menegaskan, jika ditemukan indikasi pelanggaran prosedur oleh oknum petugas, proses hukum tegas harus ditegakkan.

Potret Sentuhan Kemanusiaan Polisi untuk Korban KMP Mutiara Sentosa II

Pelayanan itu dilakukan agar proses evakuasi hingga penanganan pascakejadian berlangsung efektif dan seluruh korban dapat segera memperoleh pelayanan terbaik.

Kepala Basarnas Sebut Operasi SAR KMP Mutiara Sentosa II Segera Ditutup

Hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait penumpang yang hilang, sehingga Basarnas optimis operasi pencarian dan pertolongan dapat segera dihentikan.