Senin, 19 Okt 2026 02:40 WIB

Perkuat Logistik Papua Selatan, Bappenas Tinjau Pelabuhan Merauke

Bappenas saat meninjau operasional Pelabuhan Merauke. (Dok. Terminal Petikemas Surabaya).
Bappenas saat meninjau operasional Pelabuhan Merauke. (Dok. Terminal Petikemas Surabaya).

selalu.id - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) meninjau operasional Pelabuhan Merauke untuk memperkuat sistem logistik dan kelancaran arus barang di wilayah Papua Selatan.

Salah satu langkah strategis yang dibahas adalah rencana pembangunan depo peti kemas di luar area pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi layanan logistik.

Baca Juga: Gandeng Bappenas, Pelindo Bidik Muatan Balik Komoditas Papua Selatan

Perwakilan Bappenas, Adi Perdana, melakukan peninjauan langsung ke area dermaga dan lapangan penumpukan peti kemas pada Jumat (6/3/2026).

Kunjungan ini turut dihadiri Kepala Kantor KSOP Kelas IV Merauke Julivan Ch. L. Salindeho, manajemen PT Pelindo Terminal Petikemas (TPK) Merauke, perusahaan pelayaran, serta Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat langsung aktivitas bongkar muat serta kondisi operasional pelabuhan.

Para pemangku kepentingan juga menyampaikan berbagai masukan terkait penataan operasional dan pengembangan fasilitas pendukung logistik di Pelabuhan Merauke.

Kepala Kantor KSOP Kelas IV Merauke Julivan Ch. L. Salindeho mengatakan koordinasi antara operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, dan pelaku logistik selama ini berjalan baik dalam menjaga kelancaran operasional pelabuhan.

“Upaya optimalisasi operasional sudah dilakukan bersama seluruh stakeholder kepelabuhanan. Namun, salah satu kebutuhan utama yang masih perlu diwujudkan adalah keberadaan depo peti kemas di luar area pelabuhan,” katanya, Senin (9/3/2026).

Usai peninjauan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi yang membahas penataan operasional serta rencana pengembangan fasilitas logistik di Pelabuhan Merauke.

Ketua DPC ALFI/ILFA Merauke, Abi Bakri Alhamid, menilai pembangunan depo peti kemas di luar area pelabuhan penting untuk mendukung kelancaran distribusi barang di Merauke.

“Keberadaan depo peti kemas di luar pelabuhan sangat penting agar penanganan kontainer lebih fleksibel dan aktivitas logistik di dalam pelabuhan tidak menumpuk,” kata Abi.

Baca Juga: Arus Peti Kemas Solid, Didorong Dominasi Ekspor dan Kinerja Operasional Andal

Senada, perwakilan perusahaan pelayaran juga menyampaikan harapannya agar langkah-langkah penataan operasional yang tengah dibahas dapat segera direalisasikan.

Kepala PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Cabang Merauke, Puji Hermoko, menilai ketersediaan fasilitas pendukung logistik yang memadai akan sangat membantu meningkatkan efisiensi pelayanan kapal.

“Kami berharap rencana pengembangan fasilitas pendukung logistik ini dapat segera diwujudkan sehingga pelayanan kapal menjadi lebih efisien dan arus barang dari maupun menuju Merauke dapat berjalan semakin lancar,” jelasnya.

Dalam pembahasan tersebut, dua lokasi potensial untuk pembangunan depo dipertimbangkan, yakni kawasan Pelabuhan Perikanan seluas sekitar 3,8 hektar serta lahan milik Pelindo seluas sekitar 1,7 hektar di belakang kantor Pelindo.

Selain itu, turut dibahas rencana pembangunan akses jalan menuju lokasi depo untuk mendukung kelancaran distribusi logistik.

Baca Juga: TPK Bumiharjo Pererat Kolaborasi Logistik, Arus Peti Kemas di Kotawaringin Barat Naik 6 Persen

Sementara Terminal Head TPK Merauke, Muhammad Rasul Irmadani, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan terminal melalui penguatan peralatan dan infrastruktur operasional.

“TPK Merauke akan terus melakukan berbagai upaya peningkatan layanan, termasuk melalui penguatan peralatan operasional serta pengembangan infrastruktur guna mendukung kelancaran aktivitas logistik di Pelabuhan Merauke,” katanya.

Pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubungan juga menyatakan dukungan terhadap rencana pengembangan tersebut.

Hasil pembahasan ini akan dilaporkan kepada pimpinan Bappenas sebagai bahan pertimbangan dalam percepatan penanganan kendala operasional di Pelabuhan Merauke.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, operator pelabuhan, dan pelaku usaha logistik, penguatan sistem logistik di Papua Selatan diharapkan dapat semakin optimal serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.