Senin, 02 Feb 2026 07:32 WIB

Guguran Awan Panas Gunung Semeru Capai 14 Kilometer, Warga Panik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 19 Nov 2025 20:00 WIB
Guguran awan panas Gunung Semeru
Guguran awan panas Gunung Semeru

selalu.id - Suasana mencekam terjadi di kawasan Jembatan Gladak Perak, Kabupaten Lumajang, Rabu (19/11). Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan detik-detik awan panas guguran (APG) Gunung Semeru menerjang area jembatan, disertai kepulan abu pekat yang menutup pandangan.

Dalam video berdurasi 26detik yang diunggah akun @antotbl, terlihat struktur merah jembatan Gladak Perak terselimuti abu vulkanik tebal.

Baca Juga: Komplotan Maling Sapi Tertangkap di Probolinggo

Warga yang merekam kejadian terdengar panik saat gumpalan awan panas bergulung cepat ke arah permukiman dan jalan raya.

“Gladak Perak gelap lur, abu membumbung tinggi lur, gelap sekali. Semoga selalu aman kendali terus lur,” ujar suara yang merekam video tersebut.

Sementara itu, informasi yang dihimpun selalu.id, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa luncuran awan panas dari Semeru telah mencapai 14 kilometer, jauh melebihi jarak awal 8,5 kilometer yang tercatat saat aktivitas meningkat sore hari.

“Awan panas Gunung Semeru sudah mencapai 14 kilometer melewati Jembatan Gladak Perak,” tulis ketera

Kondisi tersebut membuat material vulkanik menerjang area sekitar jembatan, yang selama ini menjadi jalur penghubung utama antara Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang.

Baca Juga: Hujan Meluas, Delapan Kecamatan di Probolinggo Terendam Banjir

BPBD Jawa Timur menegaskan bahwa sejak pukul 16.00 WIB, jembatan telah dikosongkan dari warga maupun pengendara yang melintas.

“Saat ini, akses di Jembatan Gladak Perak ditutup,” ujar Satriyo Nurseno, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim.

Penutupan dilakukan karena potensi bahaya APG yang bisa sewaktu-waktu kembali menerjang. Petugas di lokasi juga mengimbau warga menjauhi bantaran sungai dan lembah aliran lahar yang menjadi jalur utama awan panas.

Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, Dua Desa di Probolinggo Terendam Banjir

Sekedar diketahui, Jembatan Gladak Perak bukan pertama kalinya terdampak aktivitas Semeru. Dalam beberapa tahun terakhir, jembatan ini berkali-kali mengalami kerusakan hingga harus dibangun ulang akibat terjangan material vulkanik.

Letusan Rabu sore ini kembali menunjukkan betapa rentannya kawasan tersebut, terutama saat status Semeru dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) pasca terjadinya awan panas guguran pukul 14.13 WIB.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa, namun situasi masih sangat dinamis dan pemantauan terus dilakukan.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.