Kamis, 03 Sep 2026 11:30 WIB

Guguran Awan Panas Gunung Semeru Capai 14 Kilometer, Warga Panik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 19 Nov 2025 20:00 WIB
Guguran awan panas Gunung Semeru
Guguran awan panas Gunung Semeru

selalu.id - Suasana mencekam terjadi di kawasan Jembatan Gladak Perak, Kabupaten Lumajang, Rabu (19/11). Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan detik-detik awan panas guguran (APG) Gunung Semeru menerjang area jembatan, disertai kepulan abu pekat yang menutup pandangan.

Dalam video berdurasi 26detik yang diunggah akun @antotbl, terlihat struktur merah jembatan Gladak Perak terselimuti abu vulkanik tebal.

Baca Juga: ‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Warga yang merekam kejadian terdengar panik saat gumpalan awan panas bergulung cepat ke arah permukiman dan jalan raya.

“Gladak Perak gelap lur, abu membumbung tinggi lur, gelap sekali. Semoga selalu aman kendali terus lur,” ujar suara yang merekam video tersebut.

Sementara itu, informasi yang dihimpun selalu.id, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa luncuran awan panas dari Semeru telah mencapai 14 kilometer, jauh melebihi jarak awal 8,5 kilometer yang tercatat saat aktivitas meningkat sore hari.

“Awan panas Gunung Semeru sudah mencapai 14 kilometer melewati Jembatan Gladak Perak,” tulis ketera

Kondisi tersebut membuat material vulkanik menerjang area sekitar jembatan, yang selama ini menjadi jalur penghubung utama antara Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang.

Baca Juga: Pencuri Truk di Pabrik Gula Jatiroto Lumajang Sudah Tertangkap, Ini Tampangnya

BPBD Jawa Timur menegaskan bahwa sejak pukul 16.00 WIB, jembatan telah dikosongkan dari warga maupun pengendara yang melintas.

“Saat ini, akses di Jembatan Gladak Perak ditutup,” ujar Satriyo Nurseno, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim.

Penutupan dilakukan karena potensi bahaya APG yang bisa sewaktu-waktu kembali menerjang. Petugas di lokasi juga mengimbau warga menjauhi bantaran sungai dan lembah aliran lahar yang menjadi jalur utama awan panas.

Baca Juga: Kebakaran Hutan di Lereng Semeru Meluas hingga 592 Hektar, Pendakian Ditutup Total

Sekedar diketahui, Jembatan Gladak Perak bukan pertama kalinya terdampak aktivitas Semeru. Dalam beberapa tahun terakhir, jembatan ini berkali-kali mengalami kerusakan hingga harus dibangun ulang akibat terjangan material vulkanik.

Letusan Rabu sore ini kembali menunjukkan betapa rentannya kawasan tersebut, terutama saat status Semeru dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) pasca terjadinya awan panas guguran pukul 14.13 WIB.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa, namun situasi masih sangat dinamis dan pemantauan terus dilakukan.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat.