Rabu, 22 Jul 2026 16:54 WIB

Harga Kedelai Merangkak Tempe Ikut Terdongkrak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 18 Feb 2022 16:05 WIB
Produksi tempe di Surabaya
Produksi tempe di Surabaya

selalu.id - Naiknya harga kedelai membuat harga tempe di pasar juga mengalami kenaikan. Harga kedelai sebelumnya Rp9.300, kini menyentuh angka Rp 12.600.

Rahma, salah satu pedagang tempe di Pasar Tambahrejo mengatakan bahwa harga tempe saat ini mengalami kenaikan, meskipun tidak terlalu drastis.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Senin-Rabu nggak ada tempe, kami tutup. Pengrajinnya nggak mau lagi karena harganya nanti tinggi banget," kata Rahma, Jumat (18/2/2022)

Lebih lanjut ia menyampaikan, harga kulakan tempe seharga Rp2.500 dan dijual seharga Rp3.500 hingga Rp4.500. Sedangkan untuk tahu Rp3.500 padahal biasanya harga tahu Rp 1.500.

"Sudah 2 mingguan begini kondisinya susah. Berharap pemerintah turun tangan," ujarnya.

Hal yang senada juga disampaikan pedagang tempe di pasar Jagir Wonokromo, Aisah mengatakan bahwa jumlah tempe yang ia jual tak terlalu banyak, satu balok tempe ia jual dengan harga Rp10.000 ribu

"Dari yang jual (agen), memang mahal. Barangnya juga nggak banyak," kata Aisah.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Sedangkan untuk harga tahu, lanjut Aisyah, yang biasanya di kisaran Rp2.000 kini melambung hingga Rp5.000.

Tak hanya itu, Rianto penjual pedagang sayur keliling juga merasakan hal yang sama bahwa harga tempe yang biasa ia beli Rp1.500 kemudian dijual dengan harga Rp2.000 kini mengalami peningkatan.

"Harga tempe sekarang naik, biasanya kulak harga Rp 1.500 jual harganya Rp2.000. Tapi sekarang kulak Rp2.000 dijual Rp2.500," ujarnya.

Berbeda dengan pedagang lain, pedagang tempe di pasar Kaputran, Slamet (61) mengaku masih belum tahu bahwa harga tempe mengalami kenaikan.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

"Belum ada kenaikannya. Pengirimnya gak ada kenaikan ya kita jual biasa aja, kalau naik ya automatis kita naik," kata Slamet.

Slamet menyampaikan harga tempe yang dia jual sekisar Rp2.000 hingga Rp2.500 Sedangkan untuk harga tahu masih normal.

'Harga normal, tahu Rp1000 per biji, ada Rp2.000 yang agak besar," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.