Ning Ita Tegaskan Komitmen Pemkot Mojokerto pada Keterbukaan Informasi Publik
- Penulis : Achmad Supriyadi
- | Jumat, 24 Okt 2025 12:11 WIB
selalu.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang terbuka, inklusif, transparan, dan berdaya saing.
Baca Juga: Momen Wali Kota Mojokerto Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang
Hal itu disampaikan saat penilaian Keterbukaan Informasi Publik (KI) Awards 2025 yang digelar Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Timur. Dalam kesempatan itu, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita memaparkan berbagai upaya dan inovasi Pemkot Mojokerto dalam mendorong keterbukaan informasi publik.
“Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya memastikan seluruh layanan informasi publik dapat diakses secara mudah, cepat, dan merata. Keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban, tetapi juga komitmen kami untuk mewujudkan pemerintahan yang partisipatif dan akuntabel,” kata Ning Ita, Kamis (23/10/2025).
Ia menjelaskan bahwa komitmen terhadap keterbukaan informasi publik telah diterapkan secara menyeluruh, mulai dari optimalisasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) hingga peningkatan kapasitas aparatur melalui pelatihan dan monitoring berkelanjutan.
Baca Juga: Pemkot Mojokerto Sabet UHC Awards 2026 Bukti Akses Layanan Kesehatan Warga Kian Terjamin
Selain itu, berbagai inovasi baru juga dikembangkan agar jangkauan layanan informasi semakin luas. Salah satu yang diunggulkan adalah program Duta Keterbukaan Informasi, yang melibatkan para pelajar di Kota Mojokerto.
Program tersebut merupakan kelanjutan dari PPID Road to School, bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keterbukaan informasi sejak usia sekolah sekaligus memperluas partisipasi generasi muda dalam budaya transparansi pemerintahan.
Baca Juga: Musrenbang Kelurahan Miji, Wali Kota Mojokerto Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran
Dengan langkah strategis itu, Pemkot Mojokerto berharap dapat mempertahankan predikat sebagai salah satu daerah dengan implementasi keterbukaan informasi publik terbaik di Jawa Timur.
“Harapan kami, keterbukaan informasi ini tidak hanya menjadi penghargaan administratif, tetapi benar-benar menjadi budaya kerja seluruh ASN dalam memberikan pelayanan publik yang transparan dan responsif,” pungkasnya.
Editor : Ading