Senin, 02 Feb 2026 12:15 WIB

Kekurangan Guru, Dispendik Surabaya Fokus Tambah Tenaga Pengajar 2026

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 20 Okt 2025 14:12 WIB

selalu.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya mengakui masih terdapat kekurangan tenaga pendidik di sejumlah sekolah negeri, terutama guru kelas, guru agama, dan guru pendamping khusus (GPK). Persoalan ini telah diusulkan ke pemerintah pusat dan akan menjadi prioritas utama dalam rekrutmen guru tahun 2026.

 

Baca Juga: Peringati HGN, 2000 Guru di Surabaya Gelar Doa Lintas Agama

“Kalau soal kekurangan guru, kami sudah usulkan. Harapan kami nanti bisa jadi prioritas, karena guru itu ujung tombak pendidikan. Yang paling dibutuhkan saat ini guru kelas, guru agama, dan GPK,” ujar Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, Senin (20/10/2025).

 

Yusuf menjelaskan, selain sekolah negeri, pihaknya juga memperhatikan kondisi sekolah swasta yang turut terdampak ketimpangan jumlah tenaga pengajar. Pemerintah kota disebut berkomitmen menjaga keseimbangan perkembangan antara sekolah negeri dan swasta.

 

“Kalau sekolah swasta, tetap kami perhatikan. Bantuannya akan disesuaikan agar perkembangan antara sekolah negeri dan swasta bisa seimbang,” jelasnya.

 

Menurut Yusuf, keberadaan sekolah swasta menjadi bagian penting dalam ekosistem pendidikan Surabaya. Karena itu, penambahan sekolah negeri akan dipertimbangkan agar tidak mengganggu keberlanjutan sekolah swasta.

 

“Kalau nambah sekolah negeri terus, kasihan sekolah swasta juga. Jadi ini nanti jadi pertimbangan khusus, seperti saran teman-teman Komisi D DPRD. Harus imbang,” imbuhnya.

 

Ia menambahkan, anggaran fungsi pendidikan tahun 2026 dipastikan mengalami kenaikan untuk memperkuat berbagai program intervensi, termasuk peningkatan kualitas guru dan sarana pendidikan.

Baca Juga: Dispendik Surabaya Cek Kantin SMPN 37 Usai Temuan Harga Jajanan Naik

 

“Anggarannya tetap naik, meski tidak signifikan. Tapi program intervensinya tetap sama seperti tahun kemarin,” katanya.

 

Untuk menutup kekurangan tenaga pendidik dalam jangka pendek, Dispendik Surabaya menjalankan program “Surabaya Mengajar”, hasil kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi seperti Unesa, Uinsa, Unusa, dan universitas Muhammadiyah.

 

“Program Surabaya Mengajar ini sangat membantu. Kami kerja sama dengan universitas, termasuk teman-teman Muhammadiyah, untuk mengisi kekosongan guru di lapangan,” jelasnya.

Baca Juga: Soal Bullying di Sekolah, Program Curhat Sebaya Bakal jadi Solusi Dispendik Surabaya

 

Program tersebut menugaskan mahasiswa semester akhir dan peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) ke sekolah-sekolah untuk membantu proses belajar mengajar selama satu semester.

 

Yusuf berharap, kombinasi antara rekrutmen baru dan kolaborasi dengan perguruan tinggi dapat menjaga mutu pendidikan di Surabaya tetap merata.

 

“Yang terpenting, kualitas pendidikan di Surabaya tetap merata. Kami ingin semua sekolah, baik negeri maupun swasta, bisa berkembang bersama,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.