Sabtu, 26 Sep 2026 15:34 WIB

Gubernur Khofifah Usulkan Perluasan Desa Devisa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 16 Feb 2022 19:00 WIB
Gubernur Khofifah saat melihat cokelat hasil produksi Warga Desa
Gubernur Khofifah saat melihat cokelat hasil produksi Warga Desa

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa optimis desa-desa yang ada di Jatim memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai desa devisa. Tahun ini, Khofifah mengusulkan ke Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menjadi desa devisa agar memberikan perluasan menjadi sebanyak 20 desa devisa di Jatim. Mengingat, kuota desa devisa di Jatim tahun ini hanya 15 desa.

Sementara untuk Kabupaten Madiun diusulkan sebanyak dua desa devisa. Diantaranya Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Madiun dengan Kampung Batiknya. Selanjutnya yang prioritas untuk tahun ini adalah produsen kopi di lereng gunung Wilis desa Kare Kecamatan Kare , Kab. Madiun. Dengan desa devisa ini diharapkan bisa menjadi penyokong kesejahteraan masyarakat desa.

Baca Juga: RAPBD Jatim 2027 Turun 8,2 Persen, Golkar Pertanyakan Pemangkasan Belanja Modal

Sebagai informasi, Desa Devisa digagas oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) sebagai program pendampingan berbasis pengembangan masyarakat atau komunitas (community development).

Dalam program ini, desa yang memiliki produk unggulan dengan orientasi ekspor berkesempatan mengembangkan potensinya. Akses terhadap pasar yang lebih luas dan pendampingan pengolahan produk ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi, sosial, dan lingkungan masyarakatnya.

"Jadi Saya bersama Kadisperindag, Kabiro Perekonomian, Kepala Disbudpar berkeliling menyiapkan desa devisa sebelum dilakukan assesment oleh LPEI. Sekarang kita mendapatkan kuota 15 Desa Devisa. Tetapi saat ini yang telah siap ada 20 desa. Kita akan mengajukan semua. Di Kabupaten Madiun ini sendiri ada dua desa yang bisa diusulkan yaitu Desa Candimulyo untuk batik dan Desa Kare Kecamatan Kare di lereng gunung Wilis," jelas Khofifah saat mengunjungi Kampung Batik Desa Candimulyo dan Rumah Coklat Bodag Desa Bodag, Kabupaten Madiun, Selasa (15/2/2022).

Baca Juga: Kekeringan di Jatim Makin Parah, Fraksi PKS Sentil Pemprov: Jangan Cuma Sibuk Bagi-bagi Air!

Lebih lanjut disampaikan Mantan Mensos RI itu, pada Oktober tahun 2021, baru 3 desa yang sudah disetujui oleh LPEI dan sudah mendapatkan penguatan sebagai Desa Devisa. Ketiga Desa tersebut berada di Gresik, Sidoarjo, dan Banyuwangi.

"Kita memang harus hunting terus untuk desa-desa di Jatim yang potensial menjadi Desa Devisa. Pemprov Jatim di sini turun dan melakukan asesmen sendiri untuk selanjutnya asesmen oleh LPEI Pusat dan penentuannya ada pada LPEI. Dan dua desa di Kabupaten Madiun ini sekiranya telah memenuhi kriteria yang diberikan oleh LPEI, minimal tahun ini ada satu yang masuk," jelasnya.

"Saya berharap bahwa akan ada potensi yang oleh Pak Bupati di-endorse untuk kita usulkan menjadi Desa Devisa," tambahnya.

Baca Juga: RAPBD Jatim 2027 Defisit Rp1,01 Triliun, Banggar Andalkan SiLPA dan Minta Pemprov Genjot Pendapatan

Khofifah menjelaskan, kriteria dari LPEI untuk Desa Devisa. Yang pertama, desa itu memiliki produk hasil ciptaan sendiri. Kedua, punya keunikan. ketiga, punya pasar ekspor. Dan keempat, dilakukan oleh banyak orang di satu desa dan disertai kelembagaan kelompok yang mendukung.

"Yang pertama adalah produk milik sendiri bukan karya orang lain yang diperjual belikan ditempatnya. Lalu punya keunikan, punya pasar ekspor, dilakukan oleh banyak orang di satu desa didukung kelembagaan kelompok. Saya rasa ini sudah memenuhi kriteria itu," ucap Khofifah. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ribuan Santri Adu Bakat dalam PORSADIN VII Jatim di Lumajang

Para juara nantinya akan mewakili Jawa Timur di PORSADIN Nasional yang rencananya digelar di Jakarta pada November 2026.

Bentuk Karakter Penolong, Pemkot Surabaya Rencanakan PMR jadi Ekskul Wajib Pilihan SD-SMP

Wali Kota Eri berpesan agar para pemuda tidak sekali-kali melupakan budaya lokal, menghargai perbedaan, serta mengedepankan sikap saling membantu.

Guruh Soekarnoputra di Mata Wakil DPD PDI Perjuangan Jatim: Indonesia Kehilangan Marhaenis

selalu.id – Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Mas Guruh Soekarnoputra, Mohammad Guruh Irianto S

Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di 73 Tahun

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membenarkan kabar duka tersebut.

Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

Meski begitu, Kemenkes tetap memberikan perhatian pada evaluasi program secara berkala guna memastikan efektivitasnya di lapangan.

ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot untuk memindahkan sebagian aktivitas kerjanya ke Balai RW mulai Oktober 2026.