Rabu, 04 Feb 2026 20:22 WIB

Jamin Kehalalan Air Daur Ulang, SIER Ajukan Proses Sertifikasi Halal ke BPJPH

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) tengah mengupayakan sertifikasi halal, untuk air hasil pengolahan limbah cair melalui program Zero Liquid Discharge (ZLD). Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian bagi tenant, khususnya industri makanan dan minuman, bahwa air yang digunakan dalam proses produksi aman, bersih, dan sesuai syariat.

 

Baca Juga: Kado Istimewa di Peringatan Bulan K3 Nasional 2026, SIER Raih Sertifikat SMK3 dari Kemnaker RI

Direktur Operasi sekaligus Plt Direktur Pemasaran dan Pengembangan PT SIER, Lussi Erniawati, menjelaskan bahwa SIER sejak lama menerapkan konsep zero to landfill dan zero liquid discharge (ZLD), sebagai komitmen kawasan industri yang selalu mengedepankan keberlanjutan.

 

Dalam program ZLD, air limbah dari kawasan industri tidak dibuang, tetapi diolah hingga layak digunakan kembali. “Air hasil olahan ini kami distribusikan ke tenant. Karena banyak tenant SIER bergerak di bidang food and beverage (F&B), maka kami ingin memastikan melalui sertifikasi halal agar tidak menimbulkan keraguan,” ungkap Lussi.

 

Lussi berharap audit halal terhadap air daur ulang ini berjalan lancar dan hasil rekomendasi dari auditor dapat segera ditindaklanjuti. “Harapan kami, sertifikasi halal ini bisa segera diperoleh sehingga semakin meningkatkan kepercayaan tenant dan mendukung keberlanjutan industri di kawasan SIER,” tandasnya.

 

Audit halal terhadap proses produksi air daur ulang ini, dilakukan oleh Lembaga Pemeriksa Halal dan Kajian Halalan Thayyiban (LPH-KHT) PP Muhammadiyah. Proses audit ini dilakukan selama dua hari mulai 17-18 September 2025.

 

Baca Juga: SIER Tegaskan Komitmen Bangun Budaya K3 dan Ajak Tenant Utamakan Keselamatan Kerja

Ketua Auditor LPH-KHT PP Muhammadiyah, Muhammad Nadratuzzaman Hosen, menegaskan bahwa lembaganya berperan sebagai auditor, bukan penerbit sertifikat. Yang akan menerbitkan sertifikat halal itu adalah adalah BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal) yang dibentuk pemerintah. 

 

“Tugas kami adalah mengaudit dan memastikan semua data lengkap, lalu melaporkannya kepada Komisi Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia). Nantinya ulama yang akan memutuskan status halal atau tidak, dan dari situ BPJPH mengeluarkan sertifikat halalnya,” jelasnya.

 

Menurut Nadratuzzaman, air merupakan isu penting karena sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air. Dahulu masyarakat tidak mempersoalkan soal air karena mengandalkan air sumur yang dianggap bersih. Namun kini, kualitas air tanah sering terancam pencemaran, terutama jika letak sumur berdekatan dengan septictank.

Baca Juga: SIER dan PPM Jalin Kerja Sama Pengolahan Air Limbah Berbasis Teknologi Nano Bio

 

“Kalau air daur ulang, masyarakat cenderung ragu karena dianggap tidak bersih. Maka sertifikasi halal ini hadir untuk menghilangkan keraguan. Dalam Islam, jika ada keraguan disebut subhat, dan subhat harus ditinggalkan. Dengan sertifikasi halal, statusnya jadi jelas,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, proses audit ini membutuhkan kelengkapan data yang menyeluruh. Jika data belum lengkap, Komisi Fatwa MUI bisa mengembalikan berkas untuk dilengkapi. “Kami hanya menyajikan laporan dan informasi seakurat mungkin. Keputusan halal atau haram tetap berada di tangan ulama melalui Komisi Fatwa MUI,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kejati Jatim Tahan Direktur PT BJS dalam Kasus Korupsi Dana Pendidikan

Perbuatan tersangka bersama-sama dengan tersangka lain mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp157 miliar.

OTT KPK Hari Ini: Satu di Banjarmasin, Satunya Bea Cukai Jakarta

Dari kedua kasus tersebut, KPK belum merincikan siapa saja pihak yang diamankan dan detail konstruksi perkara. 

Kantor Bea Cukai Pusat Digeledah KPK, Rangkaian OTT?

Budi menegaskan Bea Cukai berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung.

626 Petugas Haji Surabaya Siap Layani 42 Ribu Jemaah di Jatim

Diklat yang digelar selama 10 hari penuh ini merupakan perubahan signifikan dari pembekalan sebelumnya yang hanya berupa bimbingan teknis (bimtek).

Besok, Gubernur Jatim Khofifah Akan Jadi Saksi di Sidang Kasus Dana Hibah

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, kehadiran Khofifah diperlukan untuk memberikan keterangan terkait pelaksanaan program hibah yang menjadi perkara.

Curi Uang di Pesawat, Dua WNA Asal China Diamankan di Bandara Juanda Surabaya

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, mengonfirmasi bahwa penangkapan ini merupakan hasil koordinasi solid.