Sabtu, 05 Sep 2026 16:20 WIB

Lawan Indonesia, Laos U-23 Siapkan Antisipasi Lemparan ke Dalam

selalu.id – Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Laos U-23 pada laga Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (3/9/2025). Menjelang pertandingan, kubu Laos mengaku mewaspadai salah satu keunggulan Garuda Muda, yakni lemparan ke dalam.

 

Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Optimistis Hadapi Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23

Bek Laos U-23, Anantaza Siphongphan, menilai Timnas Indonesia U-23 sebagai salah satu tim terkuat di Asia Tenggara. Ia menyebut lemparan ke dalam pemain Indonesia bisa menjadi ancaman serius.

 

“Indonesia adalah salah satu tim terkuat di Asia Tenggara. Kami harus sangat waspada, terutama dengan lemparan ke dalam mereka yang sangat berbahaya,” ujar Anantaza, Selasa (2/9/2025).

 

Baca Juga: Harga Sewa Venue AFF Rp6.4 M, Wali Kota Eri Evaluasi Kepala Disbudporapar

Pelatih Laos U-23, Ha Hyeok Jun, juga mengakui kualitas skuad asuhan Gerald Vanenburg. Ia menyinggung pencapaian Indonesia yang menembus final Piala AFF U-23 2025 meski kalah dari Vietnam.

 

“Indonesia memiliki tim yang bagus dengan semangat juang tinggi. Mereka membuktikan itu di Piala AFF U-23 lalu. Kami harus bermain sangat disiplin dan fokus,” kata Ha.

Baca Juga: Kadin Surabaya Optimis AFF U-19 Tingkatkan Perekonomian Kota

 

Laga Indonesia kontra Laos akan menjadi pertandingan penting bagi kedua tim untuk menjaga peluang lolos ke Piala Asia U-23 2026.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.