Senin, 02 Feb 2026 01:08 WIB

Pemkab Sidoarjo Kembali Buka Layanan Isolasi Terpadu Covid-19

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 06 Feb 2022 20:03 WIB
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau tempat isolasi terpusat
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau tempat isolasi terpusat

selalu.id - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 khususnya varian Omicron dengan mengaktifkan kembali instalasi Isolasi Terpusat (Isoter) untuk pasien Covid-19 di beberapa lokasi, salah satunya di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali mengatakan Pemkab Sidoarjo akan berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan kepada warga dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19.

Baca Juga: Pesawat Latih Tergelincir di Bandara Juanda, 9 Penerbangan Dialihkan

"Kasus Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo dalam beberapa hari belakangan memang menunjukkan tren meningkat. Meski demikian, saya berharap seluruh masyarakat Sidoarjo untuk tidak panik, tetap jaga imunitas, minum vitamin dan terapkan protokol kesehatan yang ketat. Kami di Pemkab akan berusaha sekuat tenaga memberikan pelayanan terbaik bagi warga yang terjangkit salah satunya menyiapkan tempat-tempat isolasi terpusat seperti ini," ujarnya ketika mendampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Isoter Mal Pelayanan Publik Sidoarjo, Minggu (6/2/2022).

Gus Muhdlor, sapaan akrab Bupati Muhdlor, mengatakan, berdasarkan data Dinas Kesehatan hari ini saja ada kurang lebih 892 orang yang dinyatakan positif. Jumlah ini terus menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa hari terakhir.

Pemkab Sidoarjo sendiri menyiapkan beberapa lokasi Isoter selain di Mall Pelayanan Publik seperti di puskesmas-puskesmas yang mencukupi kapasitasnya seperti di Puskesmas Porong.

Baca Juga: Pesawat Latih Tergelincir di Bandara Juanda, Runway Sempat Tutup 1 Jam

Gus Muhdlor juga menghimbau kepada masyarakat yang positif Covid-19 untuk bersedia menempati Isoter yang disediakan Pemkab Sidoarjo. Di Isoter tersebut akan terjamin perawatan dan pengawasan untuk pemulihan kondisi pasien Covid-19.

"Kami harapkan masyarakat segera mungkin yang merasa gejala Covid baik sedang maupun berat untuk datang ke Isoter agar penanganannya lebih mudah, Isoter terbuka, pelayanannya bagus, pengawasannya bagus, dokternya ada, ini harus dilakukan agar Pandemi bisa terkendali lagi," ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan lonjakan kasus Covid-19 juga terjadi di seluruh Jawa Timur sejak awal bulan Februari. Kasus tertinggi di Kota Surabaya, kedua Kabupaten Sidoarjo, ketiga di Kota Malang dan yang ke empat di Kabupaten Gresik.

Baca Juga: Belajar ke Surabaya, Sidoarjo Tiru Sistem Pajak Digital dan Anggaran Efisien

Karenanya Gubernur mendorong program kuratif dengan membuka kembali Isoter Covid-19 dilakukan. Khofifah juga meminta kepada masyarakat untuk datang langsung ke Isoter bila positif Covid-19, tidak ke ke rumah sakit kecuali yang bergejala sedang atau berat.

"Kepada masyarakat yang sudah terkonfirmasi positif namun hanya bergejala ringan atau tanpa gejala tolong manfaatkan layanan di Isoter, jangan ke rumah sakit agar rumah sakit bisa fokus menangani pasien bergejala berat," tuturnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.