Minggu, 18 Okt 2026 21:46 WIB

Gandeng 9 Kampus, Pemkot Surabaya Gelar Kerjasama Program Magang Mahasiswa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 05 Feb 2022 10:38 WIB
Penandatanganan kerjasama Pemkot Surabaya dengan sembilan perguruan tinggi
Penandatanganan kerjasama Pemkot Surabaya dengan sembilan perguruan tinggi

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya melakukan penandatanganan kerjasama dengan sembilan perguruan tinggi untuk memberikan wadah bagi mahasiswa dalam menerrapkan ilmunya.

Betajuk program "Merdeka Belajar" penandatanganan itu dilakukan langsung oleh Wali Kota Eri Cahyadi di Lobby Lantai 2 Balai Kota Surabaya pada Jumat (4/2/2022) kemarin.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Sembilan perguruan tinggi tersebut, diantaranya adalah Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas 17 Agustus 1945 (Untag), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (Uinsa), Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).

Kemudian, Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Universitas Surabaya (Ubaya), dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (Pens).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan bahwa melalui program kolaborasi tersebut, para mahasiswa akan memiliki kesempatan dan pengalaman untuk mengimplementasikan secara langsung bidang keilmuan dari masing-masing jurusan di perguruan tinggi. Serta diharapkan mampu untuk membantu Pemkot Surabaya dalam menyelesaikan persoalan di berbagai bidang.

"Insya Allah perguruan tinggi ini akan melakukan Merdeka Belajar di Pemkot Surabaya. Jadi bisa magang, setelah itu turun di lapangan," kata Eri.

Selain magang, Eri juga mempersilahkan para mahasiswa untuk melakukan penelitian melalui laboratorium yang ada di berbagai bidang yang dimiliki oleh Pemkot Surabaya.

"Jadi bisa berkolaborasi juga dengan mahasiswa yang ber KTP Surabaya, jadi bisa langsung bekerja dan bisa langsung menciptakan lapangan pekerjaan," ujarnya.

Selain itu, Eri mengaku, kolaborasi bersama sembilan perguruan tinggi di Kota Surabaya ini juga semakin menunjukkan kebersamaan dan rasa gotong-royong yang berlandaskan asas Pancasila.

"Bila semua kekuatan ini bersatu, maka Insya Allah apapun itu bisa kita lakukan dan Alhamdulillah hari ini para rektor yang hebat memberikan bantuan dengan kekuatan kampusnya melalui Kampus Merdeka Belajar untuk menjadi pembangunan di Kota Surabaya, matur nuwun sanget (terima kasih banyak)," ungkapnya.

Di sisi lain, Wali Kota Eri juga bermimpi bahwa program tersebut bisa menjadi rintisan Corporate University. Sebab, ia menyadari bahwa kehadiran perguruan tinggi sangat luar biasa untuk menjadi pembangunan di Surabaya.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

"Ketika ada KKN, magang, atau ada mata kuliah lainnya tidak usah di luar Kota Surabaya, karena Insya Allah di Pemkot banyak bidangnya," ujarnya.

"Seperti mahasiswa kedokteran bisa memberikan pendampingan untuk bayi stunting dan gizi buruk atau mahasiswa teknik sipil ikut dalam perencanaan pembangunan,” imbuhnya

Lebih lanjut Eri memberikan contoh mengenai Aplikasi Sayang Warga yang menggandeng para kader setempat untuk ikut mengisi dan mengkonfirmasi data masyarakat.

Ia berharap, mahasiswa dari perguruan tinggi bisa ikut mendampingi di tingkat kelurahan dan para kader.

"Insya Allah karena ada program kita ada di tingkat RT. Sebab, saya takut kalau APBD tidak tepat sasaran karena datanya tidak tepat," ungkapnya.

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

Ia juga meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) untuk segera berkoordinasi terkait penempatan wilayah untuk para pendampingan dari setiap perguruan tinggi.

"Dalam waktu satu bulan kedepan dan seluruh Surabaya harus tahu bahwa pembangunan di Surabaya juga didukung oleh semua perguruan tinggi di Kota Surabaya. Jadi nanti di setiap wilayah sudah akan terisi oleh perwakilan dari perguruan tinggi," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji mengatakan bahwa kolaborasi tersebut dilakukan, karena telah melihat potensi besar untuk mengkolaborasikan keunggulan dari perguruan tinggi.

"Harapannya bisa bersama-sama mendapatkan peluang untuk mengembangkan jajarannya masing-masing. Adminduk ini di dalam MKBM meliputi program pelaksanaan pelayanan yang sampai di tingkat Kecamatan, Kelurahan, hingga tingkat RT/RW," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.