Sabtu, 13 Jun 2026 18:21 WIB

Bukan Beton, Eri Cahyadi Prioritaskan Bangun SDM dan Kesejahteraan Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 11 Jul 2025 16:19 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa arah pembangunan kota akan terus difokuskan pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), bukan semata infrastruktur fisik. Ia menyebut, seluruh kebijakan anggaran harus berpijak pada tujuan negara yakni menciptakan keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat.

 

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

“Semua anggaran Pemerintah Kota Surabaya harus sesuai dengan tujuan negara,” kata Eri Cahyadi di Balai Kota, Jumat (11/7/2025).

 

Eri memaparkan, terdapat tujuh indikator utama pembangunan yang menjadi acuan Pemkot, yakni penurunan angka kemiskinan, pengangguran terbuka, kematian ibu dan anak, stunting, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), perbaikan gini ratio, dan pertumbuhan ekonomi.

 

Saat pertama menjabat, ia menyebut Surabaya masih dalam masa pemulihan pascapandemi. Saat itu, angka stunting tercatat sebesar 28,5 persen, pengangguran 9,7 persen, dan kemiskinan mencapai 5,9 persen.

 

“Maka prioritas pertama saya bukan membangun jalan atau jembatan, tapi membangun SDM. Kalau manusianya kuat, maka kotanya juga kuat,” ujarnya.

 

Ia mengklaim kebijakan tersebut membuahkan hasil. Saat ini, angka stunting menurun menjadi 1,6 persen, tingkat pengangguran menjadi sekitar 4 persen, dan angka kemiskinan turun ke level 3,9 persen.

 

Meski demikian, pembangunan infrastruktur tetap dijalankan. Salah satu prioritasnya adalah penanganan banjir. Dari 600 titik genangan, saat ini hanya tersisa sekitar 180 titik dan masih terus ditangani.

 

“Kami evaluasi titik banjir satu per satu. Itu jadi kontrak kinerja Sekda dan seluruh OPD,” ujarnya.

 

Baca Juga: Ketika Warga Surabaya Banyak Keluhkan Lapangan Pekerjaan

Terkait perbaikan jalan rusak, Eri menjelaskan sebagian besar berada di bawah kewenangan pusat atau provinsi. Namun, Pemkot telah mendapat izin untuk memperbaiki demi kepentingan masyarakat.

 

Pemkot juga mendorong pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) untuk mengurai kemacetan dan membuka akses ekonomi ke Pelabuhan Teluk Lamong. Proyek ini terbuka bagi investasi karena dinilai potensial.

 

Di sektor hunian, Eri menekankan bahwa rumah susun sewa (rusunawa) harus difungsikan sebagai hunian sementara bagi warga miskin, bukan sebagai tempat tinggal permanen.

 

“Rusunawa sejatinya untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya.

 

Baca Juga: Kejagung Tegaskan Legal Opinion Bukan jadi Alasan Pemkot Surabaya Tunda Putusan Inkracht

Untuk mendukung konektivitas, Pemkot turut mendukung rencana pembangunan Surabaya Regional Railway Line (SRRL) yang menghubungkan Sidoarjo–Surabaya–Gresik–Lamongan dan ditargetkan mulai berjalan pada 2027. Pemkot juga menyiapkan armada feeder agar transportasi publik lebih mudah diakses warga.

 

“Tujuan kita adalah membangun kota yang manusiawi, mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum,” ujarnya.

 

Wali Kota Eri juga mengajak warga Surabaya untuk turut terlibat dalam mengawal dan memberi masukan terhadap pelaksanaan program strategis kota.

 

“Semua ini untuk menciptakan Surabaya yang adil dan sejahtera bagi semua,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Porkab Karate Sidoarjo Dibuka, Ratusan Atlet Disiapkan untuk Porprov 

Pembukaan Porkab Sidoarjo 2026 Cabang Olahraga Karate di GOR Delta Sidoarjo. (Foto: Ariyanto/selalu.id) 

Di Bulan Bung Karno, Armuji Tantang Kader Gen Z PDIP Surabaya jadi Anggota Dewan

Armuji, menegaskan bahwa Gen-Z memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan partai maupun bangsa.

Pertama Kali Pasca Islah, Subandi-Mimik Pamer Kekompakan di Depan Publik Sidoarjo

Sebelumnya, kedua belah pihak bahkan sempat saling melayangkan laporan ke pihak kepolisian atas pertikaian itu.

Semarak Piala Dunia 2026, Warga Desa Medali di Mojokerto Pasang 48 Bendera Kontestan

Sebanyak 48 bendera yang berlaga di piala dunia itu didapatkan dari anggaran yang diperoleh dari iuran secara sukarela.

Sekretariat DPRD Jatim Kembangkan Tanaman Hidroponik, Sri Wahyuni Mengapresiasi

Di area depan ruangan Fraksi PDI-P, terlihat deretan tanaman hidroponik yang ditanam menggunakan media pipa paralon tersusun rapi.

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.