Selasa, 21 Jul 2026 14:27 WIB

Ucapkan Selamat Imlek, PDIP Surabaya: Jaga Keberagaman di Kota Pahlawan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 01 Feb 2022 14:33 WIB
Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono
Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono

selalu.id - Keluarga besar PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menyampaikan selamat Tahun Baru Imlek 2573 kepada seluruh warga yang merayakannya, yang jatuh pada Selasa 1 Februari 2022.

Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya mengatakan, perayaan Imlek menjadi momentum untuk semakin merekatkan kebersamaan dan gotong royong di antara warga Kota Pahlawan tanpa lagi memandang latar belakang agama, etnis, suku, maupun golongan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Selamat merayakan Tahun Baru Imlek 2573. Gong xi fat cai. Semoga kesehatan, kemakmuran, umur panjang, dan kesukacitaan senantiasa menyertai perjalanan kita di Tahun Macan Air ini dan pada masa-masa mendatang," ujar Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDIP Surabaya, Selasa (1/2/2022).

Adi yang juga Ketua DPRD Surabaya mengatakan, sebagaimana dalam perayaan hari nasional lainnya, PDIP Surabaya turut menyemarakkan Tahun Baru Imlek dengan memberikan ucapan selamat melalui berbagai sarana, termasuk media sosial dan grup-grup layanan percakapan instan.

”Kami juga saling sapa dengan masyarakat Tionghoa yang merayakan Imlek. Banyak kader melakukan anjangsana untuk saling merekatkan kebersamaan, tentu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara disiplin,” tutur Adi.

Ekspresi kebudayaan menyambut Tahun Baru Imlek, lanjut Adi, semakin membentuk keberagaman di Kota Surabaya yang memang dikenal sebagai kota plural yang penuh toleran. Di beberapa kampung di Surabaya dengan mudah bisa ditemukan komunitas Tionghoa yang hidup rukun bersama komunitas lainnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

”Indahnya lampu-lampu lampion, hebatnya atraksi aksi barongsai, lezatnya kue keranjang, anggunnya pohon Mei Hua, hiasan gantung yang memukau, dan berbagai keindahan pernak-pernik Imlek lainnya, menyatu dalam derap kehidupan di Kota Pahlawan. Semuanya menyambut gembira. Itulah keberagaman di Kota Pahlawan, dan platform perjuangan kami sangat jelas, yaitu menjaga keberagaman di Surabaya,” ujar Adi.

"PDI Perjuangan didesain menjadi rumah kebangsaan yang ramah bagi semua. Kita akan terus membangun dan merawat jembatan persaudaraan kepada semua anak bangsa. Telah banyak pula kader-kader PDI Perjuangan di Surabaya yang warga keturunan Tionghoa, dan mampu menunjukkan kualitas kepemimpinan dan keberpihakan pada rakyat," ujar Adi.

Adi menambahkan, rekam jejak sejarah PDIP dalam perjuangan terhadap kebhinnekaan tidak perlu diragukan. Presiden Sukarno sejak awal membangun Indonesia sebagai rumah bersama. Di era Bung Karno, pada tahun ajaran 1946/1947, tiga hari besar masyarakat Tionghoa, termasuk Imlek, dijadikan hari libur resmi. Namun, pada era Orde Baru, seluruh ekspresi kebudayaan masyarakat Tionghoa dilarang.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Baru kemudian pada 17 Januari 2000, Gus Dur mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2000 yang mencabut Inpres No 14/1967 yang dibuat Soeharto tentang agama, kepercayaan, dan adat istiadat China. Sehingga masyarakat Tionghoa kembali dapat merayakan Imlek di ruang publik.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, lanjut Adi, sebagai presiden ke-5 RI lalu membuat keputusan dengan menetapkan Imlek sebagai hari libur nasional pada 2003.

"Pesan Ibu Megawati sangat jelas, yaitu kita harus menjaga kebersamaan di antara sesama annak bangsa," tegas Adi. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.