Senin, 20 Jul 2026 08:46 WIB

Antisipasi DBD, Wali Kota Eri Instruksikan Kerja Bakti Massal di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 29 Jan 2022 10:24 WIB
Petugas Pemkot Surabaya mengangkut sampah. Foto: Istimewa
Petugas Pemkot Surabaya mengangkut sampah. Foto: Istimewa

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berencana menggelar kerja bakti massal serentak di 31 Kecamatan se-Surabaya pada Minggu, (30/12022) mendatang.

Kerja bakti ini bertujuan, untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, mencegah genangan air di musim penghujan dan mengantisipasi adanya nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD).

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, kerja bakti serentak ini sebelumnya diinstruksikan langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, melalui Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 660.2/1430/436.7.10/2022 yang diterbitkan pada Rabu 25 Januari 2022 lalu.

"Arahan dari Pak Wali Kota, agar DLH bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya serta warga di RT/RW melaksanakan kerja bakti bersama membersihkan saluran dan lingkungan untuk mengantisipasi genangan dan DBD," kata Hebi, Sabtu (28/1/2022).

Hebi menjelaskan, nantinya di setiap kecamatan akan disediakan alat pengangkut berupa 34 unit dump truk. Bukan hanya disediakan unit dump truk saja, pada hari H, juga disiapkan 2000 karung untuk per kecamatan.

"Jadi setelah bersih-bersih, nantinya hasil sampah itu diwadahi karung. Kemudian diangkut menggunakan dump truk yang disediakan oleh DLH dan DSDABM," jelas Hebi.

Setelah sampah terkumpul, DLH dan DSDABM akan mengangkut secara bertahap ke dalam bak dump truk. Jika sampah yang dihasilkan dari kerja bakti massal melebihi kapasitas truk, maka akan dilakukan secara bertahap.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Ia memprediksi, pengangkutan sampah akan berlangsung selama dua sampai tiga hari dari tanggal 30 Januari hingga 1 Februari 2022.

Kepada warga Kota Surabaya, Hebi menghimbau setelah sampah terkumpul seluruhnya, diharapkan untuk bersabar. Karena, alat pengangkut sampah yang disediakan terbatas.

Akan tetapi, ia memastikan sampah hasil dari kerja bakti pada akhir pekan mendatang bisa dibersihkan dan diangkut ke tempat pembuangan akhir dalam satu hari.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

"Angkutan kita terbatas, itu yang disediakan oleh DLH dan DSDABM totalnya 34 unit. Jika tidak memungkinkan dalam sehari, pasti akan kita ambil, kita maksimalkan. Kalau serentak kan pastinya ada di ratusan titik RT/RW se-Surabaya. Jadi diharapkan masyarakat bersabar," ujarnya.

Lebih lanjut Hebi menjelaskan, warga Surabaya sudah melakukan kerja bakti secara mandiri di setiap akhir pekan. Karena kurang maksimal, maka kerja bakti kali ini dilakukan secara serentak di 154 kelurahan.

Hebi menghimbau kepada masyarakat, setelah kerja bakti ini tidak ada lagi orang yang membuang sampah sembarangan, ia pun berharap salurannya dijaga.

"Kalau salurannya mampet kan nanti juga akan membahayakan warga, apalagi saat ini musim penghujan. Kalau tergenang, itu bisa menyebabkan adanya nyamuk DBD," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.