selalu.id - Polda Jawa Timur mengamankan 1.645 orang dalam Operasi Pekat Semeru 2025 yang digelar selama 11 hari terakhir. Operasi ini difokuskan pada pemberantasan premanisme di wilayah Jawa Timur menjelang Hari Raya Waisak.
Baca juga: Safari Ramadan di Jatim, Kapolri Sebut Siap Amankan Mudik Lebaran 2026
Operasi yang melibatkan 78 personel gabungan dari berbagai fungsi ini dilakukan serentak di seluruh jajaran Polda Jatim, termasuk Polres di tingkat kabupaten dan kota.
“Operasi ini telah mengungkap 1.312 kasus premanisme, dengan total 1.645 orang yang diamankan,” kata Kepala Bagian Pengendalian Operasi Biro Operasi Polda Jatim, AKBP I Made Dhanu Wardana, Senin (12/5/2025).
Ia menjelaskan, sasaran utama operasi meliputi pemalakan, penjambretan, dan kejahatan jalanan lainnya, terutama di lokasi-lokasi rawan seperti pusat keramaian dan area wisata.
Baca juga: Jelang Idul Fitri 1447 H, 522 Personel Gabungan Akan Amankan Jember
Menurut Dhanu, kegiatan ini merupakan langkah preventif dan represif untuk menciptakan situasi yang aman selama periode libur Waisak, ketika aktivitas masyarakat meningkat.
Baca juga: Layani Mudik, Polda Jatim Dirikan 238 Pos Operasi Ketupat Semeru 2026
“Polda Jatim berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Kehadiran negara sangat penting dalam menciptakan ketertiban,” ujarnya.
Masyarakat yang mengetahui atau mengalami tindakan premanisme diimbau segera melapor melalui layanan call center 110 untuk segera ditindaklanjuti
Editor : Ading