selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya menekan penyebaran Covid-19 dengan melakukan tes swab hingga tingkat Rukun Tetangga (RT).
"Kita koordinasikan apakah sebulan sekali se-RT itu diacak untuk dilakukan swab," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Kamis (20/1/2022).
Baca juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya
Selain itu, terkait larangan warga untuk tidak ke luar kota, Eri memastikan itu hanya imbauan bukan larangan. Namun yang jelas harus mematuhi protokol kesehatan
"Hanya imbauan saja untuk tidak ke luar kota. Yang penting keluar kota tetap dijaga maskernya, karena ini dimanapun itu bisa kena," tegasnya.
Baca juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang
Eri menyampaikan sudah menyiapkan sebanyak 38 RS rujukan Covid-19 di Kota Surabaya dengan isoter yang disediakan oleh pemkot. Dengan rincian, tempat tidur RS rujukan sebanyak 2.886 tempat tidur dan isoter di Asrama Haji sebanyak 899. Sedangkan, untuk pasien terkonfirmasi Covid-19 yang bergejala sedang hingga berat, maka dirujuk ke RS rujukan di Kota Surabaya.
"Kami juga melakukan isolasi tehadap kasus yang terkonfirmasi Covid-19 baik yang tidak bergejala atau bergejala ringan," ujarnya
Baca juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih
Ia menambahkan untuk yang tidak bergejala atau bergejala ringan, sudah ada tempat khusus yang disediakan oleh Pemkot Surabaya.
"Yakni tempatnya di Asrama Haji Sukolilo serta melakukan karantina kepada kontak erat kasus konfirmasi Covid-19," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi