selalu.id - Dua jemaah calon haji kloter 7 terpaksa harus menunda keberangkatannya menuju tanah suci karena sakit. Keduanya kini dalam perawatan di rumah sakit haji, dan akan kembali diberangkatkan bersama kloter berikutnya jika sudah sembuh.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mengganti kursi jemaah yang sakit tersebut dengan jemaah calon haji cadangan. Hingga Senin pagi, Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 7 kloter jemaah calon haji.
Baca juga: Update Haji Jatim: 13 Jemaah Meninggal, 10 Masih Tertunda Berangkat
Pelepasan kloter 7 asal Lamongan ini dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Agama, Syaiful Rahmat Dasuki. Dari kloter 7 ini didapati dua jemaah yang terpaksa harus menunda keberangkatannya ke Tanah Suci akibat sakit. Keduanya kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit haji Surabaya.
Baca juga: Harga Tiket Pesawat Melejit, Biaya Umrah Jemaah di Jatim Bakal Naik hingga Rp5 Juta
Menurut Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Abdul Haris, dua jemaah yang sakit tersebut, ternyata bersama pasangannya, dan akhirnya pasangannya tersebut juga menemaninya, hingga total ada empat calon haji kloter 7 yang harus menunda keberangkatannya.
"Salah satunya yang terpaksa harus menunda dikarenakan sakit Anemia," terangnya saat ditemui selalu.id di Asrama Haji Surabaya, Senin (13/5/2024).
Baca juga: Makkah Route, Cara Imigrasi Surabaya Berikan Pelayanan Terbaik bagi Calon Jemaah Haji
Ke empat jemaah calon haji yang tunda berangkat ini langsung digantikan oleh jemaah haji cadangan, sehingga tidak ada kursi kosong di kloter 7. Ke empat calon haji tersebut, akan kembali diberangkatkan bersama kloter berikutnya jika sudah dinyatakan sembuh.
Editor : Ading