Surabaya (selalu.id)- Sudah tiga hari sejak Kematian Dumbo, Anak gajah berusia 2,5 tahun koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) masih belum diketahui titik terang penyebabnya. Dumbo ditemukan mati di kandangnya pada Jumat (17/12/2021)
Kepala Humas KBS, Agus Supangkat mengatakan, untuk menunggu hasil kematiannya masih dalam proses atopsi dan tunggu hasil labatorium.
Baca juga: Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga
"Untuk lab (laboratorium) kira-kira butuh 14 hari, nanti kami sampaikan release resmi ya," kata Agus, saat di konfirmasi, Minggu (19/12/2021).
Baca juga: Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon
Sementara itu,beberapa spekulasi menyebutkan bahwa kematian Dumbo tak lepas dari kelalaian perawatan. Namun informasi tersebut belum diketahui kebenarannya.
Baca juga: Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang
Dumbo adalah anakan kedua dari induk Gajah Sumatera bernama Lembang (49), hasil perkawinan dengan gajah jantan bernama Doa (54). Nama Dumbo diberikan oleh Tri Rismaharini saat masih menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi