Ini Alasan Golkar Surabaya Usulkan Usung Eri Cahyadi di Pilwali 2024

Reporter : Ade Resty
Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni

selalu.id - Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni menyatakan alasan pihaknya mengusulkan nama Eri Cahyadi untuk maju kembali periode kedua Pilwali pada November 2024 nanti. Ia menilai Wali Kota Surabaya sesuai dengan gaya kepimpinan Golkar.

Pengusulan tersebut pun sudah disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) melalui DPD Golkar Jawa Timur. Meski Eri Cahyadi merupakan Kader PDI-Perjuangan, Toni sapaan akrabnya mengatakan pihak Golkar se-kecamatan Surabaya sangat kagum dengan orang nomor satu di Kota Pahlawan tersebut.

Baca juga: DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

Melihat kepimpinam Eri Cahyadi selama sejak 2020 hingga saat ini, kata Toni, beliau sesuai menjalankan roda Pemerintahan Kota Surabaya itu sesuai doktrin karya kekaryaan Partai Golkar.

“Jadi gaya kepimpinan teknokratis itulah yang kemudian membuat sejumlah ketua pimpinan kecamatan ini guyonan bahwa Golkar banget mas Eri,” kata Toni, saat dihubungi selalu.id, Jumat (12/1/2024).

Tak hanya itu, Toni mengungkapkan bahwa dalam catatan Golkar melihat kepimpinan Wali Kota Eri Cahyadi selama ini. Ia menilai telah berhasil memimpin Surabaya dalam menghilangkan interkon main pembangunan antar wilayah Surabaya.

“Contohnya hari ini tidak ada interkon main antar bangunan di Surabaya pusat, selatan, dan timur semuanya rata,” jelasnya.

Kemudian keberhasilan Eri Cahyadi soal penanganan stunting. Ia juga menilai orang nomor satu di Surabaya mengupayakan dengan tidak dipasrahkan hanya di Dinas Kesehatan (Dinkes) saja.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Tepi Sungai Tak Digunakan untuk Bangunan dan Lahan Parkir

“Tetapi mas Eri membuat pulprin penanganan sejak komprehensif dari hulu ke hilir melibatkan sinergi antar OPD (Organisasi Perangkat Daerah),” tuturnya.

“Seperti dari hulu Dispendukcapil terlibat sejak awal dalam proses warga Surabaya mau menikah. itu kemudian mendata dan lain lain sebagainya,” tambahnya.

Lebih lanjut Toni menyampaikan, selama pimpinan Eri Cahyadi indeks pembangunan Surabaya juga mengalami kenaikan dibandingkan dengan Wali Kota Surabaya sebelumnya.

Baca juga: Anak Pejabat Dapat UKT Rp15 Juta, Program Beasiswa Pemuda Tangguh Kota Surabaya Disorot

“Tentu keberhasilan ini harus diapresiasi makanya Golkar tidak ada nama lain kecuali Eri. Namun kami memahami Eri ini kader PDIP,” terangnya.

Ia menambahkan, nantinya Golkar Surabaya rencananya akan melakukan sowan ke PDI-Perjuangan Surabaya setelah pemilu Pileg dan Pilpres.

“Tentu selepas Pileg dan Pilpres ini kami akan kulon nuwun terhadap PDIP sebagai partai yang melahirkan membesarkan Eri. Kita akan komunikasi melakukan bukan penjajakan apakah memungkinkan koalisi mengusung mas Eri terlaksana atau tidak,” pungkasnya.

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru