selalu.id - Sekuriti BNI yang ditemukan meninggal di depan lobi kantor bank yang berada di Jalan Ahmad Yani, Surabaya diduga kuat karena bunuh diri.
Kapolsek Gayungan Surabaya, Kompol Trie Sis Biantoro, mengidentifikasi bahwa sekuriti tersebut berinisial SE (38) dan diduga kuat meninggal karena melompat dari lantai 13 gedung kantor Bank BNI Graha Pangeran, pada Senin (21/8/2023) dini hari.
"Kejadian orang meninggal dunia (SE, red)) loncat dari gedung BNI Graha Pangeran sekitar pukul 00.20 WIB," kata Kompol Trie melalui rilisnya.
Kompol Trie menyampaikan bahwa SE yang merupakan warga Sidoarjo itu, meninggalkan barang bukti telepon genggam merek Oppo yang kondisinya rusak, kunci lantai 13, daftar chek list patroli gedung, serta dompet.
"Dompet isi uang Rp 379.000, KTP, BPJS, SIM C, kartu ATM BRI, BNI, Mandiri, Alfamidi," bebernya.
Diberitakan sebelumnya, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya Buyung Hidayat mengatakan melalui keterangan saksi yang juga sekuriti Bank BNI, sekitar pukul 00.00 saat itu sedang bertugas dan melakukan pengecekan kantor di area lantai 13.
"Saksi pun mendengar teriakan. Kemudian, melihat adanya rekan kerjanya SE sudah tergeletak di area halama mobil depan loby bank BNI, "kata Buyung, melalui laporan kepada selalu.id.
Saksi pun langsung melaporkan ke pihak kepolisian dan ke command center 112. Petugas terkait pun langsung melakukan evakuasi terhadap sekuriti SE.
Baca juga: Perempuan Tewas Usai Lompat dari Jembatan Tol KM 705 Mojokerto
Editor : Ading