Selalu.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memprediksi arus mudik gelombang kedua bakal terjadi pada Senin 1 Mei 2023 mendatang. Hal itu dikarenakan tanggal merah dan memperingati hari buruh nasional.
Prediksi itu pada libur May Day ini juga bisa bisa menjadi pemicu terjadinya kemacetan. Sehingga, perlunya menentukan waktu kapan harus kembali dari mudik.
"Saya rasa perlu menentukan kapan harus kembali karena kalau macetnya parah tentu waktu tempuh akan lebih lama dari biasanya," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (29/4/2023).
Khofifah menyarankan kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh dan kendaraan sebelum menempuh perjalanan kembali dari mudik dan menyiapkan berbagai obat-obatan yang diperlukan.
"Cek kondisi tubuh, harus fit sebelum menempuh perjalanan, dan juga dicek kembali kondisi kendaraannya," sarannya.
Menurutnya meskipun dua hal ini berbeda, akan tetapi kondisi tubuh dan kondisi kendaraan akan sangat mempengaruhi perjalanan selama kembali menuju tempat domisili. Ia meminta semua dipastikan dalam kondisi baik guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono menyebut jumlah angkutan jalan selama Cuti Bersama dan Idul Fitri hingga Jumat ini mencapai 4,7 juta mobil yang keluar - masuk Surabaya. Kemudian 2,5 juta sepeda motor.
"Terjadi peningkatan H-7 sampai H2 naik 12,54 persen pada masa mudik. Untuk periode balik masih naik 20,09 persen," ujarnya. (Ade)
Baca juga: Gubernur Jatim Khofifah Tinjau Arus Balik Gelombang Dua di Surabaya, Ini Hasilnya
Editor : Ading