Ini Langkah Pemkot Surabaya yang Bikin Pencuri Ketar-ketir

Reporter : Ade Resty
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya berencana memasang ribuan CCTV yang disebar di kampung-kampung.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, sebanyak 1.944 CCTV yang dipasang itu untuk mendukung keamanan wilayah.

Baca juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Ia menyebut, selama ini dirinya selalu menekankan untuk membangun sebuah kota itu harus melibatkan seluruh kekuatan masyarakat. Seperti halnya ketika dahulu para pejuang bersama-sama dalam merebut kemerdekaan.

"Kemerdekaan itu sekarang dari keamanan pencurian, kemerdekaan dari kemiskinan, kemerdekaan dari kebodohan, dari pengangguran. Ini berarti apa, masyarakatnya harus aktif," kata Wali Kota Eri Cahyadi, Sabtu (12/11/2022).

Sebab itu, Pemkot Surabaya juga ingin melibatkan masyarakat dalam memastikan keamanan wilayah.

"Kalau di setiap RW mau pasang CCTV, ya ayo. Tapi setelah itu dipikirkan bagaimana dia bayar perbulannya. Jangan dibebankan pemerintah lagi," ujarnya.

Baca juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Lebih lanjut Eri menjelaskan, untuk menopang beban biaya CCTV itu, dibutuhkan kegotong-royongan masyarakat.

Dengan begitu, lanjutnya, pemerintah membantu menyiapkan perangkat, sementara biaya per bulan seperti listrik atau WIFI dibebankan dari swadaya masyarakat.

"Sehingga masyarakat itu akan menjaga wilayahnya masing-masing," jelasnya.

Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Eri menambahkan, selama ini pihaknya selalu melibatkan warga dalam membangun Surabaya.

Seperti halnya membentuk Kader Surabaya Hebat (KSH) di setiap wilayah perkampungan untuk mengatasi kemiskinan maupun bayi stunting.

"Sehingga Surabaya jadi aman bukan karena pemerintahnya, tapi karena warganya jaga perkampungannya. Aman dari pencurian, aman dari gizi buruk dan aman dari stunting," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru